LUFKI LAILA NUR HIDAYATI (2014) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROPORSI BELANJA MODAL UNTUK PELAYANAN PUBLIK. S2 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.doc Download (43kB) |
|
|
Text (Abstract)
Abstract.docx Download (19kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.docx Download (30kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.docx Restricted to Registered users only Download (40kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.docx Restricted to Registered users only Download (33kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.docx Restricted to Registered users only Download (98kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.docx Restricted to Registered users only Download (33kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.docx Restricted to Repository staff only Download (75kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.docx Restricted to Repository staff only Download (27kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.docx Restricted to Repository staff only Download (24kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.docx Restricted to Repository staff only Download (64kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.docx Restricted to Repository staff only Download (20kB) |
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi proporsi belanja modal. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah proporsi belanja modal (PBM) dan variabel independen terdiri dari: rasio kemandirian daerah (KMND), rasio efektifitas keuangan daerah (EFKT), rasio efisiensi keuangan daerah (EFSN), Sisa Lebih Pendapatan dan Pengeluaran Anggaran (SiLPA), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).
Sampel data terdiri dari 426 Laporan Realiasi Anggaran (LRA) dengan format Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) dari 142 pemerintah kabupaten/kota di Indonesia selama periode 2010-2012 yang diambil dari website resmi Dirjen Perimbangan Keuangan Pemerintahan Daerah (www.djpkpd.go.id). Data dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linear berganda.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa rasio efektifitas keuangan daerah (EFKT) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) berpengaruh positif terhadap proporsi belanja modal (PBM), rasio efisiensi keuangan daerah (EFSN) dan Sisa Lebih Pendapatan dan Pengeluaran Anggaran (SiLPA) tidak berpengaruh terhadap proporsi belanja modal (PBM). Sedangkan rasio kemandirian daerah (KMND) dan Dana Alokasi Umum (DAU) berpengaruh negative namun signifikan terhadap proporsi belanja modal (PBM).
| Dosen Pembimbing: | RIZAL YAYA and WAHYU MANUHARA and ERNI SURYANDARI | NIDN0518127301, NIDN0526047101, NIDN522037001 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S2) |
| Uncontrolled Keywords: | PROPORSI BELANJA MODAL - RASIO KEMANDIRIAN DAERAH - RASIO EFEKTIFITAS KEUANGAN DAERAH - RASIO EFISIENSI KEUANGAN DAERAH - SILPA - DAU - DAK 172 |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 Akuntansi |
| Depositing User: | Unnamed user with email robi@umy.ac.id |
| Date Deposited: | 20 Jun 2022 08:48 |
| Last Modified: | 20 Jun 2022 08:48 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/15364 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
