REZKY ARIESTA AGYASTAMA (2015) DAMPAK ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN UNTUK INDUSTRI BATU BATA TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT (STUDI KASUS DI DESA SITIMULYO KECAMATAN PIYUNGAN KABUPATEN BANTUL). S2 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Cover)
Cover.pdf Download (28kB) |
|
|
Text (Abstract)
Abstract.pdf Download (28kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (17kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (346kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (48kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (273kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (14kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (760kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Download (10kB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Download (317kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian bertujuan untuk mengetahui dampak alih fungsi lahan pertanian menjadi industri batu bata terhadap perubahan sosial ekonomi masyarakat dan mendeskripsikan bagaimana proses alih fungsi lahan yang terjadi dari dulu hingga sekarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Data primer dikumpulkan dengan metode wawancara secara mendalam dengan menggunakan question guide sebagai panduan wawancara kepada key informan yaitu masyarakat yang melakukan alih fungsi lahan pertanian atau mempunyai usaha batu bata, tokoh masyarakat dan pihak-pihak dinas terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa industri batu bata di Desa Sitimulyo sudah ada sejak tahun 1970 yang sebelumnya masyarakat mengusahakan industri genteng. Alasan awal masyarakat melakukan alih fungsi lahan untuk menurunkan ketinggian lahan sawah yang lebih tinggi daripada saluran irigasi. Adapun faktor yang mempengaruhi masyarakat untuk alih fungsi lahan adalah permasalahan pertanian, dorongan ekonomi, persepsi sosial, serta warisan usaha keluarga. Kegiatan alih fungsi lahan pertanian menjadi industri batu bata selain berdampak bagi lingkungan, berdampak juga pada masyarakat. Dampak pada masyarakat diamati dari perubahan sosial dan ekonomi. Perubahan sosial ditandai dengan perubahan keberadaan kelompok sosial yang terkait aktivitas industri batu bata seperti kelompok PKK, pengajian, kelompok ternak, kelompok batu bata, dan kelompok tani. Perubahan juga terdapat pada pranata sosial baik secara positif maupun negatif, begitu juga mobilitas sosial mengalami peningkatan dan penurunan. Status sosial masyarakat yang mempunyai usaha batu bata mengalami peningkatan ditandai dengan meningkatnya pendapatan keluarga, terciptanya lapangan pekerjaan, dan kepemilikan asset.
| Dosen Pembimbing: | Dr. Ir. Sriyadi, M.P. and Dr. Ir. Indardi, M.Si | NIDN0528106903, NIDN0513106501 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S2) |
| Uncontrolled Keywords: | DAMPAK, ALIH FUNGSI LAHAN, SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agribisnis |
| Depositing User: | Unnamed user with email robi@umy.ac.id |
| Date Deposited: | 16 Feb 2022 02:46 |
| Last Modified: | 16 Feb 2022 02:46 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/21724 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
