Adinda Diafa Maharani (2021) SEKURITISASI ISU IMIGRAN SEBAGAI STRATEGI PENERAPAN KEBIJAKAN ZERO TOLERANCE PADA MASA PEMERINTAHAN DONALD TRUMP. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (363kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (149kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (447kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (694kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (546kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (169kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (688kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (411kB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (994kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana Trump dapat menerapkan kebijakan Zero Tolerance yang kontroversial untuk menanggulangi persoalan imigran di Amerika Serikat. Penelitian ini diuraikan secara deskriptif dengan mengimplementasikan teori sekuritisasi oleh Mazhab Copenhagen mengenai bagaimana seorang aktor sekuritisasi melakukan tindakan penyampaian sebuah isu yang pada awalnya dianggap tidak berbahaya sebagai sebuah ancaman bagi negaranya, sehingga perlu untuk diambil sebuah tindakan. Penelitian ini menunjukkan bahwa Trump dapat menerapkan kebijakan Zero Tolerance yang kontrovesial untuk menanggulangi persoalan imigran di Amerika Serikat dengan melakukan tindakan sekuritisasi yang dimulai dari tindakan speech act tentang ancaman eksistensial yang ditimbulkan oleh imigran seperti imigran yang dianggap menimbulkan berbagai tindakan kriminal, imigran yang dianggap mengambil pekerjaan dan imigran yang dikhawatirkan tidak dapat berasimilasi. Ditemukan pula bahwa di dalam proses sekuritisasi yang dilakukan, terdapat dukungan dari aktor fungsional seperti kelompok anti-imigran dan media.
| Dosen Pembimbing: | RATIH HERNINGTYAS, S.IP, M.A. | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > S1 Hubungan Internasional |
| Depositing User: | Unnamed user with email robi@umy.ac.id |
| Date Deposited: | 23 Sep 2021 05:27 |
| Last Modified: | 23 Sep 2021 05:27 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/2849 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
