Mir'a Tumina Terusimata (2021) Alasan Qatar Keluar dari Keanggotan Organization of Petroleum Exporting Countries pada tahun 2019. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (340kB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (131kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (13kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (152kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (236kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (158kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (21kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (32kB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (305kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (925kB) |
Abstract
ABSTRAK
Qatar telah bergabungan dengan organization of petroleum exporting countries (OPEC) sejak 1961 dan memtuskan untuk keluar dari keanggotaan OPEC pada 1 januari 2019. Qatar melalui menteri energi Saad Al-kaabi menyatakan untuk mengundurkan diri dari organisasi tersebut hal ini tercatat sebagai mengakhiri kerjasama dibidang pengekspor minyak selama 58 tahun. Menteri Energi Qatar menegaskan bahwa Qatar ingin lebih fokus terhadap gas alam cairnya yang dimana tercatat bahwa Qatar menjadi salah satu negara yang memiliki cadangan gas alam cair terbanyak di dunia. Namun keretakan yang terjadi antara negara Qatar dengan Saudi Arabia dan Uni Emirat Arab juga di curigai menjadi salah satu alasan Qatar memutuskan untuk keluar dari keanggotaanya di organisasi negara-negara pengekspor minyak tersebut. Oleh kerenanya, tulisan ini menganalisis alasan Qatar keluar dari keanggotaan OPEC pada tahun 2019, pendekatan yang digunakan adalah teori pengambilan keputusan dengan menggunakan model aktor rasional. Qatar telah menimbang keuntungan dan kerugian yang didapat jika Qatar keluar dari keanggotaan OPEC oleh kerena itu model aktor rasional dianggap bisa menjawab alasan mengapa Qatar memutuskan untuk keluar dari keanggotaan OPEC.
| Dosen Pembimbing: | SIDIQ AHMADI, S.IP., M.A. and UNSPECIFIED | NIDN, NIDN |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > S1 Hubungan Internasional |
| Depositing User: | Unnamed user with email robi@umy.ac.id |
| Date Deposited: | 23 Sep 2021 04:36 |
| Last Modified: | 23 Sep 2021 04:36 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/2884 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
