HEYEA NURSERY (2013) PENGARUH SUSU TEMPE SEBAGAI SUPLEMEN TERHADAP KESEHATAN KOGNITIF PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA DUSUN BRAJAN TAMANTIRTO ICASIHAN BANTUL YOGYAKARTA. S1 thesis, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA.
|
Text (Halaman Pengesahan)
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (148kB) |
|
|
Text (Halaman Judul)
HALAMAN JUDUL.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Abstrak)
ABSTRAK.pdf Restricted to Repository staff only Download (731kB) |
|
|
Text (Bab I)
BAB I.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Bab II)
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text (Bab III)
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text (Bab IV)
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
|
|
Text (Bab V)
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (191kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (750kB) |
|
|
Text (Lampiran)
LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Latar belakang : Kemampuan kognitif seseorang cendrung menurun dengan bertambahnya usia. Faktor yang dapat mempengaruhi kognitif antara lain usia, nutrisi, penyakit, penggunaan obat dan psikologis. Tempe merupakan nutrisi alternatif yang mengandung protein, isoflavon, peroksida dismutase, asam amino, vitamin B12 dan Gestein yang diduga dapat meningkatkan kesehatan kognitif pada lansia. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah susu tempe dapat meningkatkan kesehatan kognitif lansia.
Metode : Desain penelitian ini adalah Quasy Eksperiment dengan pre test dan post test with contol groups. Responden penelitian ini adalah lansia yang tinggal di Dusun Brajan Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta dengan rentang usia 45-70 tahun yang dapat membaca, menulis dan berkomunikasi dengan baik. Jumlah sampel 30 responden, terbagi menjadi 15 responden kelompok perlakuan dan 15 responden kelompok kontrol. Kelompok perlakuan mengkonsumsi 200 ml susu tempe yang mengandung 200 gram tempe setiap hari selama 1 bulan. Kesehatan kognitif diukur dengan menggunakan Mini Mental State Examination (MMSE) pada awal dan akhir penelitian. Data dianalisis menggunakan Paired Sample T-Test dan Independent Samples T-Test dengan tingkat kemaknaan <0.05.
Hasil : Skor kesehatan kognitif kelompok perlakuan meningkat signifikan dari 19,9333 (SD = 3,53486) menjadi 23,6667 (SD = 2,94392) dengan nilai p = 0,000. Skor kesehatan kognitif kelompok kontrol mengalami peningkatan tidak signifikan dari 21,0667 (SD = 3,34806) menjadi 22,2667 (SD = 3,71227) dengan nilai p = 0,16. Peningkatan skor kesehatan kognitif lansia kelompok perlakuan sebesar 3,7333 (SD 2,37447) adalah lebih tinggi secara signitikan dibanding kelompok kontrol yaitu 1,2000 (SD = 1,69874) dengan nilai p = 0,002.
Kesimpulan : Susu tempe terbukti dapat meningkatkan kesehatan kognitif pada lansia.
'Cato Wisnei • clicil Tpmne 1Cpcphatan Knanitif ancia
| Dosen Pembimbing: | drh. Zulkhah Noor, M.Kes. | NIDN503096401 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | Unnamed user with email kurniawan@umy.ac.id |
| Date Deposited: | 12 Apr 2022 06:35 |
| Last Modified: | 12 Apr 2022 06:35 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/28840 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
