CLARA MARBELLA (2024) PERALIHAN HAK ATAS TANAH ABSENTEE TERKAIT DENGAN IMPLEMENTASI PROGRAM CATUR TERTIB PERTANAHAN DI KABUPATEN SLEMAN. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (817kB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (711kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (784kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (207kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (234kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (164kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (815kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (135kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (192kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (843kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Tanah adalah elemen terpenting dari bumi yang kita tinggali dan memiliki peran utama sebagai sumber penghidupan manusia, baik untuk memenuhi kebutuhan pokok ataupun menjadi media untuk bertahan hidup. Kepemilikan tanah absentee sangat dilarang oleh UUPA karena bertentangan dengan tujuan landreform, fungsi sosial tanah itu sendiri, dan menjadi penghambat terwujudnya program catur tertib. Tujuan dari larangan ini adalah agar petani dapat menggunakan tanah pertanian mereka secara aktif dan efektif, sehingga mereka dapat mencapai tingkat produktivitas yang lebih tinggi. Akan tetapi, faktanya di Kabupaten Sleman masih banyak orang yang menguasai tanah yang terindikasi absentee. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pelaksanaan peralihan hak atas tanah absentee terkait dengan program catur tertib pertanahan dan mengetahai faktor-faktor yang menjadi penghambat terwujudnya program catur tertib pertanahan dengan baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan menggunakan data primer dan sekunder kemudian diolah dengan teknik analisis deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian, implementasi kepemilikan hak atas tanah absentee terkait program catur tertib pertanahan di Kabupaten Sleman masih belum optimal yang disebabkan oleh beberapa faktor. Sehingga dibutuhkan kerja sama dan komitmen yang kuat antara Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman dengan masyarakat dan pemerintah daerah setempat untuk mengurangi dan mencegah kepemilikan tanah absentee demi terlaksananya program catur tertib pertanahan.Kata Kunci: Implementasi, Tanah Absentee, Program Catur Tertib Pertanahan.
| Dosen Pembimbing: | Sunarno, S.H., M.Hum., Ph.D. | NIDN0528127201 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Implementation, Absentee Land, Land Orderly Chess Program |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Hukum |
| Depositing User: | Aidilla Qurotianti |
| Date Deposited: | 03 Feb 2024 04:10 |
| Last Modified: | 03 Feb 2024 04:10 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/43730 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
