TONY CHANDRA DEWA (2024) PENGARUH PERANG TARIF AMERIKA - CHINA TERHADAP TESLA INC. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (766kB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (478kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (65kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (166kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (430kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (186kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (320kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (57kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (123kB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (447kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Telah terjadi konflik yang memicu terjadinya perang dagang antara Amerika Serikat dengan China. Perang dagang ini bermula karena neraca perdagangan AS yang selalu tercatat defisit dengan China. Atas kondisi tersebut, Trump sebagai presiden AS mengumumkan untuk merubah tarif pajak impor menjadi 25persen dan tarif alumunium impor menjadi 10persen. Trump menyatakan bahwa ini adalah upaya untuk mempertahankan industri baja AS dan sikap proteksionismenya terhadap produk dalam negeri. Dampak ekonomi yang terlihat salah satunya terjadi pada produksi otomotif di AS, karena negara China mengimpor kendaraan dari AS sekitar 270.000 unit kendaraan dan mengekspor relatif lebih sedikit dari barang impornya. Kondisi ini dianggap tidak baik bagi China karena dapat menimbulkan terjadinya defisit perdagangan dan akan memperlambat perekonomian di China. Hal ini membuat China mengancam kepada negara AS terutama perusahaan otomotifnya dimana China menaikkan bea impor sebesar 50persen yang akan merugikan bagi Tesla inc. Tarif yang diberikan China untuk bea impor negara AS ini mewajibkan para importir mobil wajib membayar sekitar 40persen bea impor atas barang yang akan dijual ke Tiongkok. Tesla inc merupakan perusahaan otomotif Amerika Serikat yang khusus memproduksi kendaraan dengan bahan bakar listrik yang terkena dampak dari perang dagang antara Amerika Serikat dengan China. Kebijakan perdagangan yang dibuat oleh Trump menimbulkan kerugian atau defisit neraca perdagangan Amerika Serikat (AS) terhadap China. Produksi mobil yang dibuat di Amerika Serikat (AS) yang dikirim ke China dan ekspor mobil listrik milik Tesla Inc. terpengaruh oleh meningkatnya ketegangan dagang antara AS dan China.
| Dosen Pembimbing: | Mutia Hariati Hussin, Dra., M.Si. | NIDN0529066201 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Trade War, Import Tariffs, America, China, Donald Trump, Tesla Inc |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > S1 Hubungan Internasional |
| Depositing User: | Yuliana Ramawati |
| Date Deposited: | 06 Jun 2024 02:22 |
| Last Modified: | 06 Jun 2024 02:22 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/46180 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
