FARIDHA RESTU PRATIWI (2025) HUBUNGAN ORAL HEALTH LITERACY (OHL) ORANG TUA TERHADAP STATUS KARIES GIGI PADA ANAK PENDERITA DOWN SYNDROME DI YOGYAKARTA TAHUN 2024. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (575kB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (231kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (20kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (112kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (62kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (234kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (252kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (11kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (104kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (775kB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (376kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Down syndrome adalah salah satu kondisi genetik paling kompleks yang berkaitan dengan kelangsungan hidup manusia dari waktu ke waktu dan merupakan kasus aneuploidi autosomal yang paling umum terjadi. Down syndrome memiliki kebersihan mulut yang jauh lebih buruk, kejadian karies yang lebih tinggi, kebutuhan restorasi yang tidak terpenuhi serta penyakit periodontal yang parah dibandingkan dengan anak-anak lain. Anak-anak dengan kebutuhan perawatan kesehatan khusus seperti Down syndrome akan lebih mengandalkan orang tua atau pengasuhnya untuk menunjang aktivitas kehidupan sehari-harinya. Melalui hal tersebut, dapat diasumsikan bahwa literasi kesehatan, sikap dan harapan orang tua tentang kesehatan mulut dan praktik kebersihan mulut akan memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap kesehatan mulut anak dengan Down syndrome dibandingkan dengan anak yang normal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan oral health literacy orang tua terhadap status karies gigi pada anak penderita Down syndrome di Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan melalui pendekatan cross-sectional dan dilakukan di SLB di wilayah Yogyakarta. Metode pengambilan subjek menggunakan Purposive sampling dan mendapatkan sebesar 62 sampel. Kuesioner untuk mengukur tingkat literasi orang tua dalam penelitian ini adalah kuesioner HeLD-14 dan indeks DMF-T untuk gigi permanen dan indeks def-t utuk gigi sulung. Hasil: Adanya hubungan antara literasi kesehatan gigi dan mulut orang tua terhadap status karies gigi anak dengan Down syndrome berdasarkan nilai def-t diterima. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara Oral Health Literacy (OHL) orang tua dengan status karies gigi pada anak penderita Down syndrome di Yogyakarta
| Dosen Pembimbing: | Alfini Octavia, drg., Sp.,KGA | NIDN0508107402 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Down Syndrome, Oral Health Literacy, Dental Caries, Health Literacy in Dentistry-14 |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi |
| Depositing User: | Eko Kurnawan |
| Date Deposited: | 13 Feb 2025 03:08 |
| Last Modified: | 13 Feb 2025 03:08 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49148 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
