IRMA TUSHEENA PRASETYANI (2025) GAMBARAN HISTOLOGI ILEUM SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL UWI UNGU (DIOSCOREA ALATA L.) PADA TIKUS PUTIH JANTAN YANG DIINDUKSI ALKOHOL. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (238kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (221kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (521kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (358kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (617kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (193kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (212kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (714kB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (431kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Latar Belakang : Konsumsi alkohol berlebihan menyebabkan peningkatan risiko kerusakan mukosa usus dan berisiko terjadi kerusakan gastrointestinal yang meningkat. Oleh karena itu, perlu dikembangkan zat yang bersifat protektif dengan mengoptimalkan keanekaragaman hayati yang ada. Salah satu tanaman obat yang digunakan untuk pengobatan oleh masyarakat Indonesia adalah Dioscorea alata L. atau biasa disebut uwi ungu yang berpotensi menghasilkan antosianin sebagai antioksidan dan diosgenin sebagai antiinflamasi. Tujuan : Mengetahui gambaran histologi ileum setelah pemberian ekstrak etanol uwi ungu (Dioscorea alata L.) pada tikus putih jantan (Rattus norvegicus) yang diinduksi alkohol. Metode : Penelitian menggunakan desain studi quasi eksperimental laboratorik dengan posttest only controlled design. Penelitian ini menggunakan tikus putih jantan (Rattus norvegicus). Subjek dibagi menjadi 6 kelompok, yaitu kelompok kontrol (tanpa perlakuan), kontrol negatif (hanya diberikan alkohol 96% hari ke11), kontrol positif (omeprazol), P1 (EEDA 100mg/kgBB/hari), P2 (EEDA 200mg/kgBB/hari), dan P3 (EEDA 400mg/kgBB/hari) selama 10 hari perlakuan, dan diberikan alkohol pada hari ke-11 kemudian hewan coba dilakukan pembedahan. Variabel bebas penelitian ini berupa ekstrak etanol uwi ungu (Dioscorea alata L.) dan variabel tergantungnya berupa gambaran histologi ileum tikus putih jantan (Rattus norvegicus). Data didapatkan dengan pengamatan terhadap kerusakan ileum melalui skoring 3 indikator yaitu degeneratif, nekrosis, dan infiltrasi sel radang. Analisis data menggunakan Two Way ANOVA dilanjutkan dengan Posthoc Tukey Hasil : Hasil pengukuran kerusakan ileum berdasarkan skor modifikasi Barthel Manja. Kerusakan berdasarkan degeneratif, nekrosis dan infiltrasi paling berat pada kelompok kontrol negatif. Kerusakan paling ringan yaitu kelompok kontrol yang tidak beda nyata dengan kelompok kontrol positif. Penurunan kerusakan ileum kelompok yang diinduksi EEDA sejalan dengan peningkatan dosisnya. Dosis EEDA 400mg/kgBB/hari pada P3 tidak beda nyata dengan kelompok kontrol positif. Kesimpulan : Berdasarkan skor kerusakan ileum terdapat perbedaan signifikan pada gambaran histologi kelompok kontrol dan kelompok perlakuan EEDA dilihat dari degeneratif, nekrosis, dan infiltrasi sel radang.
| Dosen Pembimbing: | Sri Nabawiyati Nurul Makiyah, Prof. Dr., S.Si., M.Kes. | NIDN0504086901 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Dioscorea alata L., ileum, degenerative, necrosis, inflammatory cellinfiltration |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | M. Erdiansyah |
| Date Deposited: | 28 Feb 2025 03:23 |
| Last Modified: | 28 Feb 2025 03:23 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49180 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
