NURMAZA YUHESTI (2025) PROLIFERASI SEL FIBROBLAS SETELAH APLIKASI GEL PUTIH TELUR GALLUS DOMESTICUS SEBAGAI BAHAN MEDIKAMEN PASCA PENCABUTAN GIGI. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

[thumbnail of Halaman Judul] Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf

Download (859kB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan] Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (419kB)
[thumbnail of Abstrak] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (145kB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
Bab I.pdf

Download (152kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (324kB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (119kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (146kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (5MB)
[thumbnail of Naskah Publikasi] Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (935kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
Full Text.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

Latar Belakang: Prosedur pencabutan gigi menyebabkan kerusakan pada jaringan keras dan lunak. Obat yang sering digunakan pasca pencabutan gigi adalah povidone yodium, yang merupakan obat antimikroba spektrum luas untuk mengurangi patogen rongga mulut namun mempunyai efek samping yang dapat ditimbulkan berupa yodium dan reaksi anafilaksis. Diperlukan pengalaman alternatif pengobatan material yang efektif dan memberikan efek negatif minimal. Proses penyembuhan luka memerlukan protein sebagai dasar regenerasi sel, komponen penting dari protein seperti albumin yang terdapat pada putih telur gallus domesticus. Albumin dapat merangsang makrofag untuk melakukan fagositosis sehingga mencegah infeksi dan mempercepat proses penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biokompatibilitas gel putih telur dibandingkan dengan kontrol putih telur positif secara in vitro.Metode: Penelitian eksperimental laboratorium ini melibatkan gel putih telur G. domesticus dan putih telur yang dibagi menjadi tujuh seri konsentrasi: 100%, 50 %, 25%, 12,5%, 6,25%, 3,125%, dan 1,56%. Bahan-bahan tersebut diaplikasikan pada sel vero fibroblas dalam 96-well plate dan diinkubasi selama 24, 48, dan 72 jam pada suhu 37°C, kelembaban CO2 5%. Proliferasi diukur melalui uji MTT dan serapannya kemudian diukur dengan microplate reader pada panjang gelombang 595 nm. Proliferasi dianalisis melalui rumus proliferasi dan dianalisis dengan SPSS.Hasil: Uji satu arah Anova pada kelompok gel putih telur diperoleh nilai sig sebesar 0,000 < 0> 0,05; maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan putih telur antara masa perkembangbiakan 24, 48, dan 72 jam. Secara statistik terjadi peningkatan sel fibroblas setelah diaplikasikan bahan obat gel putih telur gallus domesticus dengan nilai tertinggi pada proliferasi 48 jam, namun pada kelompok putih telur murni tidak ada perbedaan bermakna antara proliferasi 24, 48, dan 72 jam.Kesimpulan: Proliferasi gel putih telur lebih efektif dibandingkan putih telur namun perbedaan proliferasi antara 24, 48, dan 72 jam pada kelompok tersebut tidak bermakna. Kelompok gel putih telur dengan masa inkubasi 48 jam paling tinggi terhadap proliferasi.

Dosen Pembimbing: Sartika Puspita, Dr. drg., MDSc. | NIDN0528107901
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Proliferation, egg white gel, MTT assay, fibroblast
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi
Depositing User: M. Erdiansyah
Date Deposited: 28 Feb 2025 03:12
Last Modified: 28 Feb 2025 03:12
URI: https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49193

Actions (login required)

View Item View Item