PRAKOSO DEWANURVA (2025) PERBANDINGAN EFEKTIVITAS ATTAPULGITE DAN LOPERAMIDE SEBAGAI OBAT ANTIDIARE PADA PASIEN RAWAT INAP DIARE INFEKSI. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (232kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (608kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (594kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (782kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (746kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (698kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (536kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (473kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (566kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Diare merupakan suatu kondisi abnormal dari pengeluaran tinja yang terus menerus. World Health Organization (WHO) mendefinisikan penyakit diare sebagai suatu kondisi yang ditandai dengan perubahan bentuk dan konsistensi tinja sampai mencair, bertambahnya frekuensi buang air besar yang lebih dari biasanya, yaitu 3 kali atau lebih dalam sehari. Attapulgite dan loperamide adalah obat antidiare yang sering digunakan dalam penanganan kasus diare. Attapulgite merupakan obat golongan adsorben dan loperamide merupakan obat golongan antimotility. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan efektivitas antara attapulgite dan loperamide dalam menurunkan frekuensi diare dan mengubah konsistensi feses.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain penelitian cross sectional. Data yang diambil merupakan data sekunder berupa data rekam medis. Frekuensi diare pasien setelah mengonsumsi obat dihitung dan dilihat apakah mengalami perubahan konsistensi fesesnya. Sampel penelitian berjumlah 104 pasien yang sudah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisa menggunakan uji Mann-Whitney untuk frekuensi diare dan uji Chi-Square untuk konsistensi.Hasil: Berdasarkan hasil uji beda Mann-Whitney pada frekuensi diare, didapatkan hasil p=0,001 (p<0,05) yang artinya terdapat perbedaan yang signifikan frekuensi diare antara pasien yang diberi attapulgite dan loperamide. Berdasarkan hasil uji beda Chi-Square pada konsistensi feses ditemukan nilai signifikansi adalah p=0,05, maka dari hasil tersebut bisa dikatakan tidak ada perbedaan yang signifikan pada perubahan konsistensi diare antara pasien yang diberikan attapulgite dan loperamide.Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan terhadap frekuensi diare antara pasien yang diberi attapulgite dan loperamide, dan tidak terdapat perbedaan konsistensi diare antara subjek yang diberi attapulgite and loperamide.
| Dosen Pembimbing: | Hidayatul Kurniawati, dr., M.Sc. | NIDN0525118603 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Diarrhea, Attapulgite, Loperamide |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | M. Erdiansyah |
| Date Deposited: | 27 Feb 2025 09:27 |
| Last Modified: | 27 Feb 2025 09:27 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49203 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
