KHARISMA WIRA NINDHITA (2025) HUBUNGAN ANTARA KOROSI DAN SELF-HEALING AGENT PADA BETON BERTULANG MENGGUNAKAN METODE ENKAPSULASI BAKTERI BACILLUS SUBTILIS. S2 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (5MB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (638kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (219kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (198kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (609kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (446kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (183kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (190kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (10MB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (10MB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (15MB) |
Abstract
Beton adalah bahan utama dalam konstruksi infrastruktur berkat kekuatan dan fleksibilitasnya. Namun, material ini rentan terhadap penurunan kualitas akibat korosi tulangan baja, yang menyebabkan kerusakan struktural serta meningkatkan biaya perawatan. Korosi sering kali dimulai dari retakan di permukaan beton, memungkinkan zat-zat agresif masuk dan mempercepat proses korosi. Oleh karena itu, perbaikan retakan sejak dini penting untuk mencegah kerusakan yang lebih parah dan menekan biaya. Salah satu solusi inovatif adalah beton yang mampu memperbaiki retakannya sendiri. Penelitian ini mengkaji penggunaan bakteri Bacillus subtilis dalam beton self-healing. Bakteri ini menghasilkan kalsium karbonat yang mengisi retakan dan memperkuat struktur beton. Studi ini juga mengevaluasi pengaruh Bacillus subtilis terhadap ketahanan mekanik beton yang terkorosi, dengan tujuan mengurangi kerusakan struktural dan biaya perawatan melalui peningkatan ketahanan terhadap korosi dan efisiensi perbaikan retakan. Penggunaan beton self-healing ini mengurangi difusi ion klorida dan memperpanjang umur beton, menjaga integritas struktur dari kerusakan lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini meningkatkan kekuatan tekan dan lentur beton, sekaligus menawarkan solusi yang berkelanjutan untuk memperpanjang umur infrastruktur beton bertulang dari bahaya korosi.
| Dosen Pembimbing: | Ahmad Zaki, Ir., S.T., M.Sc., Ph.D. | NIDN1004118405 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S2) |
| Uncontrolled Keywords: | Self-Healing Concrete, Bacillus subtilis, Corrosion, Flexural Strength, Reinforced Concrete |
| Divisions: | Pasca Sarjana > S2 Teknik Sipil |
| Depositing User: | M. Erdiansyah |
| Date Deposited: | 29 Sep 2025 01:16 |
| Last Modified: | 29 Sep 2025 01:16 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49218 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
