RAKHA MUHAMMAD SHATARA (2025) PERBEDAAN EFEK ANESTESI LIDOKAIN DENGAN LIDOKAIN + EPINEFRIN TERHADAP PERUBAHAN TANDA VITAL PADA TINDAKAN EKSTRAKSI GIGI. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

[thumbnail of Halaman Judul] Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan] Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (800kB)
[thumbnail of Abstrak] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (238kB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
Bab I.pdf

Download (280kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (364kB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (499kB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (329kB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (126kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (214kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Naskah Publikasi] Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (402kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
Full Text.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Latar belakang: Ekstraksi gigi adalah prosedur dalam kedokteran gigi yang bertujuan untuk mengangkat gigi dari soket tulang alveolar, yang biasa disebut sebagai pencabutan gigi. Prosedur ini tergolong tindakan bedah minor yang memerlukan pemberian anestesi. Pada ekstraksi gigi sederhana, anestesi yang digunakan dapat berupa anestesi lokal. Lidokain, salah satu anestesi lokal golongan amida, merupakan pilihan yang paling umum karena memiliki onset kerja yang cepat dan stabil. Lidokain 2% sering digunakan, dan untuk meningkatkan efektivitasnya biasanya ditambahkan bahan vasokonstriktor seperti epinefrin. Penambahan vasokonstriktor ini tidak hanya membantu mengurangi dosis lidokain yang diperlukan, tetapi juga memperlambat penyerapannya ke dalam sirkulasi sistemik, sehingga efek anestesi tetap terlokalisasi. Meskipun penambahan vasokonstriktor dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi anestesi, zat ini juga memiliki potensi efek samping, termasuk memengaruhi tanda vital pasien. Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan efek antara anestesi lidokain dengan lidokain + epinefrin terhadap perubahan tanda vital pada tindakan ekstraksi gigi. Metode dan bahan: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan total 60 subjek penelitian yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok pertama terdiri dari pasien yang menerima injeksi anestesi lidokain, sedangkan kelompok kedua menerima injeksi anestesi lidokain + epinefrin. Kriteria inklusi adalah pasien yang menjalani prosedur ekstraksi gigi, sementara kriteria eksklusi adalah pasien yang menerima anestesi selain lidokain atau lidokain+epinefrin. Pengukuran tanda vital, meliputi tekanan darah, detak jantung, dan saturasi oksigen, dilakukan pada dua tahap: sebelum pemberian anestesi dan setelah prosedur pencabutan gigi selesai. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok subjek yang menerima anestesi lidokain, sebanyak 21 subjek mengalami kenaikan tekanan darah dengan rerata 6,9 mmHg, sedangkan 9 subjek mengalami penurunan tekanan darah sistolik dengan rerata 8,67 mmHg. Sebanyak 15 subjek mengalami peningkatan detak jantung dengan rerata 4 detak per menit, sementara 15 subjek lainnya mengalami penurunan detak jantung dengan rerata 5,2 detak per menit. Untuk variabel saturasi oksigen, sebanyak 23 subjek mengalami peningkatan dengan rerata 1,39%, sedangkan 7 subjek mengalami penurunan dengan rerata 1,57%. Pada kelompok subjek yang menerima anestesi lidokain+epinefrin, 23 subjek mengalami peningkatan tekanan darah sistolik dengan rerata 13,65 mmHg, sementara 7 subjek mengalami penurunan tekanan darah sistolik dengan rerata 3,57 mmHg. Sebanyak 27 subjek mengalami peningkatan detak jantung dengan rerata 5,26 detak per menit, sedangkan 3 subjek lainnya mengalami penurunan detak jantung dengan rerata 4 detak per menit. Pada variabel saturasi oksigen, 16 subjek mengalami peningkatan dengan rerata 1,12%, sedangkan 14 subjek mengalami penurunan dengan rerata 2,35%. Hasil uji statistik Independent Sample T-Test menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam tingkat saturasi oksigen antara kedua kelompok (p=0,025). Sementara itu, hasil uji Mann-Whitney U Test menunjukkan perbedaan signifikan pada variabel tekanan darah (p=0,018) dan detak jantung (p=0,01) antara kelompok lidokain dan lidokain+epinefrin. Kesimpulan: Terdapat perbedaan efek yang signifikan antara anestesi lidokain dengan anestesi lidokain + epinefrin terhadap perubahan tanda vital pada tindakan ekstraksi gigi.

Dosen Pembimbing: Edwyn Saleh, drg., Sp.BMM., MARS. | NIDN0512127302
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Anesthesia, lidocaine, epinephrine, blood pressure, heart rate, oxygen saturation, tooth extraction
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi
Depositing User: M. Erdiansyah
Date Deposited: 22 Feb 2025 07:34
Last Modified: 22 Feb 2025 07:34
URI: https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49233

Actions (login required)

View Item View Item