R FAWWAZ RAZZAN HENING (2025) KORELASI LAMA PAPARAN UAP BENSIN DENGAN WAKTU PEMBERSIHAN MUKOSILIAR PADA PEKERJA OPERATOR SPBU DI KECAMATAN GAMPING. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (6MB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (5MB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (50kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (333kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (246kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (213kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (148kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (44kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (143kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (760kB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (188kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (14MB) |
Abstract
Latar Belakang: Hidung, sebagai organ penting untuk respirasi, penyaring udara, dan penghidu, rentan terhadap polutan seperti asap rokok dan debu yang dapat memicu kelainan seperti rhinitis alergi dan rhinosinusitis dengan dampak signifikan. Menurut data WHO dan Depkes RI, paparan polutan industri yang meningkat di Indonesia mengancam efektivitas sistem ini. Data International Labour Organization tahun 1990 menunjukkan bahwa kelainan saluran pernapasan merupakan penyebab kematian ketiga terbesar di dunia. Pekerja Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), yang terpapar bensin dengan 150 senyawa hidrokarbon, termasuk benzena, selama jam kerja panjang, berisiko mengalami gangguan pernapasan akibat paparan zat karsinogenik ini. Benzena, yang bersifat alami dalam bensin, sulit digantikan dan dapat merusak DNA, memicu asma, infeksi paru, serta kanker, seperti ditunjukkan dalam penelitian di Roma dan China. Hidung memiliki mekanisme pertahanan pembersihan mukosiliar, tetapi zat-zat berbahaya dari uap bensin dapat merusak sistem ini.Metode: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif yang menggunakan metode observasi analitik dengan pendekatan cross-sectional dan jenis data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui kuesioner dan uji sakarin. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 38 pekerja SPBU Banyuraden, Trihanggo, dan Balecatur, yang terletak di Kecamatan Gamping, dan memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Metode analisis data yang diterapkan dalam penelitian ini adalah uji Spearman.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 38 pekerja yang menjalani uji sakarin, terdapat korelasi antara lama paparan uap bensin dengan waktu pembersihan mukosiliar (p = 0,009; r = 0,416).Kesimpulan: Terdapat korelasi signifikan dengan koefisien korelasi sedang antara lama paparan uap bensin dengan waktu pembersihan mukosiliar pada pekerja SPBU di wilayah Kecamatan Gamping.
| Dosen Pembimbing: | Rizka Fakhriani, dr., Sp., THT-KL., MMR. | NIDN0524118604 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Correlation, Gasoline, Mucociliary |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | M. Erdiansyah |
| Date Deposited: | 22 Feb 2025 06:55 |
| Last Modified: | 22 Feb 2025 06:55 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49253 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
