NISA AULIA FADIYAH (2025) HUBUNGAN UREUM DENGAN KALIUM SETELAH PASIEN MENJALANI HEMODIALISA DI RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (867kB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (336kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (13kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (343kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (378kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (458kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (196kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (176kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (307kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (741kB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (297kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Gagal ginjal telah menjadi masalah medis yang serius di seluruh dunia karena bisa meningkatkan jumlah angka kematian. Indikator terbaik untuk fungsi ginjal yaitu Glomerular Filtration Rate (GFR) dan albuminuria, apabila keadaan albuminuria meningkat bisa dikaitkan dengan meningkatnya risiko gagal ginjal yang membutuhkan terapi pengganti ginjal. Hemodialisa merupakan tindakan pengobatan yang dilakukan pada pasien penderita gagal ginjal kronis supaya bisa bertahan hidup. Pemeriksaan kadar ureum dan kalium dapat digunakan sebagai salah satu indikator untuk mengetahui tingkat fungsi ginjal. Tujuan: Penelitian ini memiliki Tujuan untuk menjelaskan hubungan antara kadar ureum dengan kalium pada pasien setelah menjalani terapi hemodialisa di RS PKU Muhammadiyah Gamping. Metode: Penelitian kali ini dilakukan menggunakan metode observasional analitik dengan menguji hubungan variabel bebas yaitu ureum dan variabel terikat kalium. Desain dari penelitian yang diterapkan pada penelitian observasional analatik ini adalah penelitian cross sectional study atau belah lintang yang dilakukan pada satu waktu. Seluruh data yang meliputi kedua variabel akan dilakukan uji normalitas menggunakan Saphiro Wilk karena jumlah sampel kurang dari 50 sampel. Selanjutnya akan dilakukan analisis data menggunakan Pearson Test karena ingin mengetahui apakah terdapat hubungan antara variabel apabila sebaran data normal, dan menggunakan Spearman Test bila sebaran data tidak normal. Pengolahan data penelitian ini menggunakan program berupa Stastitical Product and Service Solution 16.0 for Windows. Hasil: Seluruh data yang meliputi kedua variabel akan dilakukan uji normalitas menggunakan Saphiro Wilk karena jumlah sampel kurang dari 50 sampel, diperoleh nilai signifikasinya diatas 0,05 yang artinya persebaran data seluruhnya normal. Setelah itu, dilakukan uji korelasi menggunakan Pearson Test untuk mengetahui hubungan ureum dengan kalium sesudah hemodialisa pada pasien gagal ginjal kronik diperoleh nilai signifikasi p = 0,005 yang berarti p < 0,05. Hasil tersebut menunjukan bahwa terdapat hubungan ureum dengan kalium setelah dilakukan hemodialisis pada pasien gagal ginjal kronik. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara kadar ureum dengan kalium setelah dilakukan hemodialisis pada pasien gagal ginjal kronik.
| Dosen Pembimbing: | Suryanto, dr., Sp.PK.(K) | NIDN0502126301 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Hemodialysis, urea, potassium, chronic kidney failure |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | M. Erdiansyah |
| Date Deposited: | 14 Feb 2025 02:41 |
| Last Modified: | 14 Feb 2025 02:41 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49285 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
