FATHIN SALMA NUR MUHAMMAD (2025) PENGARUH ANTIBAKTERI EKSTRAK BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA) KONSENTRASI 100%, 50%, DAN 25% TERHADAP PERTUMBUHAN ENTEROCOCCUS FAECALIS KAJIAN IN VITRO. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (984kB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (992kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (224kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (469kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (413kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (485kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (413kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (222kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (467kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (748kB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (561kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Perawatan saluran akar atau PSA merupakan tindakan mengeliminasi jaringan pulpa yang terinfeksi dari kamar pulpa dan saluran akar kemudian diisi kembali dengan bahan pengisi untuk mencegah terjadinya infeksi sekunder. PSA terdiri dari tiga tahap utama atau triad endodontik. Triad endodontik meliputi preparasi saluran akar, desinfeksi, dan obturasi. Tahap preparasi meliputi pembersihan dan pembentukan saluran akar, kemudian desinfeksi dengan bahan irigasi, dan pengisian saluran akar dengan bahan pengisi. Pada tahap desinfeksi, bahan irigasi yang menjadi standar utama dan sering dijadikan acuan pertama adalah NaOCl. Penelitian menunjukkan bahwa NaOCl 5,25 persen dapat membunuh bakteri Enterococcus faecalis secara tuntas dalam waktu 30 detik. Namun, terkait efek samping NaOCl yang memiliki toksisitas tinggi, bahan ini dapat digantikan dengan bahan alternatif alami yaitu ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek antibakteri ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea) konsentrasi 100 persen, 50 persen, dan 25 persen terhadap pertumbuhan Enterococcus faecalis secara in vitro. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimental laboratorium berupa penelitian in vitro berupa uji antibakteri menggunakan metode dilusi cair dengan jumlah sampel sebanyak 5 sampel. Dilakukan 5 kali pengulangan pada masing-masing sampel yaitu konsentrasi ekstrak bunga telang (100 persen, 50 persen, dan 25 persen), akuades sebagai kontrol negatif, dan NaOCl 5,25 persen sebagai kontrol positif. Kemudian data dianalisis menggunakan uji statistik One Way ANOVA dan Post Hoc LSD. Hasil: Uji antibakteri menggunakan metode dilusi cair ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea) pada konsentrasi 100 persen, 50 persen, dan 25 persen memiliki nilai signifikansi p < 0,05, sehingga diketahui terdapat efek antibakteri yang signifikan dalam menghambat pertumbuhan bakteri Enterococcus faecalis, dengan konsentrasi yang paling berpengaruh adalah 100
| Dosen Pembimbing: | Yusrini Pasril, drg., Sp.KG. | NIDN0517067402 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Clitoria ternatea, Enterococcus faecalis, Root canal disinfection |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi |
| Depositing User: | M. Erdiansyah |
| Date Deposited: | 13 Feb 2025 07:39 |
| Last Modified: | 13 Feb 2025 07:39 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49294 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
