NEVIA ARDYA NURAINI (2025) UJI TOKSISITAS EKSTRAK ETANOL BIJI BUAH ALPUKAT (PERSEA AMERICANA) PADA MENCIT (MUS MUSCULUS). S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (752kB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (197kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (188kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (423kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (365kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (400kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (472kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (184kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (419kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (971kB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (397kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Avokad (Persea americana) adalah tanaman tropis yang tumbuh subur di Indonesia. Namun, banyak orang yang mengabaikan fakta bahwa biji avokad mengandung tingkat antioksidan yang sangat tinggi. Sering dianggap sebagai limbah, biji ini dapat diolah menjadi ramuan herbal yang kaya akan Flavonoid, melebihi buah tropis lainnya. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pengujian toksisitas akut (LD50) untuk menilai keamanan konsumsi ekstrak biji avokad dalam periode 24 jam.Tujuan: Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak toksisitas akut dari ekstrak biji buah avokad (Persea americana) yang diukur secara kuantitatif melalui pengujian LD50.Metode: Studi ini merupakan suatu kajian kuantitatif yang mengadopsi desain eksperimen in vivo. Subjek penelitian terdiri dari 15 ekor mencit jantan dari ordo Rodentia, genus Mus. Sebanyak 12 mencit akan dikelompokkan menjadi 4 kelompok, masing-masing berisi 3 ekor, yang akan menerima 4 variasi dosis ekstrak etanol dari biji buah avokad. Selanjutnya, mencit-mencit tersebut akan diamati selama 24 jam untuk mendeteksi kemungkinan munculnya gejala toksik, yang selanjutnya akan digunakan untuk menentukan nilai LD50 dalam penelitian ini.Hasil: Pada akhir masa pengamatan, tidak ditemukan adanya kematian mencit dari seluruh kelompok dosis. Kesimpulan: Dari hasil penelelitian dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol biji buah alpukat sampai dosis 2000 mg/kg BB tidak menimbulkan toksisitas akut berupa kematian hewan uji. Berdasarkan OECD 423 Annex 2d lethal dose dengan dosis tersebut dinilai sebagai LD50 5000 sehingga efek toksis ekstrak biji alpukat pada penelitian ini masih di bawah toksisitas ringan.
| Dosen Pembimbing: | Akhmad Edy Purwoko, Dr. dr., M.Kes. and Imaniar Ranti , dr., M.Sc. | NIDN0505016601, NIDN0513128602 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | toxicity, avocado seed extract, mice, LD50 |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | M. Erdiansyah |
| Date Deposited: | 13 Feb 2025 03:05 |
| Last Modified: | 13 Feb 2025 03:05 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49306 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
