NURUL FATA (2025) EVALUASI POLA PENGELOLAAN IRIGASI DAMPAK SEDIMENTASI BENDUNG PADA DAERAH IRIGASI PENUNGKULAN. S2 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

[thumbnail of Halaman Judul] Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf

Download (723kB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan] Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (549kB)
[thumbnail of Abstrak] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (67kB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
Bab I.pdf

Download (192kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (112kB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (14kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (85kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3kB)
[thumbnail of Naskah Publikasi] Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
Full Text.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (22MB)

Abstract

Perubahan iklim global menyebabkan anomali cuaca yang berdampak pada ketersediaan air. Daerah irigasi Penungkulan memiliki permasalahan spesifik berupa penumpukan sedimentasi bendung, tperubahan pola komoditas tanaman, kehilangan air dan ketidaksesuaian pola tanam. Tujuan penelitian untuk menentukan pola tanam yang efisien, mengetahui pengaruh sedimentasi terhadap debit inflow, menghitung keseimbangan air dan memprediksi sedimentasi di bendung Penungkulan. Teradapat dua jenis metode pengambilan data yaitu data primer dan sekunder. Pengambilan data seperti hidrometri Sungai, sampel sedimentasi menggunakan alat Helley Smith, dan pengujian laboratorium. Hasil angkutan sedimentasi menunjukkan korelasi antara debit pengukuran dan hasil angkutan sedimentasi. Jembatan Bibis dengan debit 1,978 m³/s menghasilkan angkutan sedimentasi sebesar 0,119 ton/hari. Berat jenis di lokasi I didapatkan nilai 2,25. Dalam analisis butiran halus pasir di lokasi I dengan ayakan terkecil nilai lolos sebesar 2,32%. Hasil perhitungan neraca air terjadi penurunan kuantitas debit inflow saluran Penungkulan antara tahun 2020 dan tahun 2021. Kebutuhan air tertinggi berkisar pada rentang waktu bulan November sampai dengan bulan Desember yaitu sebesar 0,95 m³/s. Pada masa musim penghujan antara bulan November–Maret terjadi trend penurunan debit inflow saluran primer. Hal ini menunjukkan bahwa adanya indikasi pengaruh sedimentasi terhadap aliran air yang masuk ke saluran primer Penungkulan. Penumpukan sedimen menyebabkan terhambatnya air yang mengarah ke pintu intake bendung, akibatnya debit yang masuk menjadi kurang optimal. Skema pola tanam ditentukan padi-padipalawija dengan awal musim tanam pertengahan November. Faktor kemampuan bisa terpenuhi sepanjang tahun dengan nilai terendah 0,72 atau dilaksanakan pengalokasian air secara bergiliran.

Dosen Pembimbing: Jazaul Ikhsan, Ir., S.T., M.T., Ph.D., IPM., ASEAN Eng. | NIDN0524057201
Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: Sedimentation, Helley Smith, Water Balance, Irrigation Management
Divisions: Pasca Sarjana > S2 Teknik Sipil
Depositing User: M. Erdiansyah
Date Deposited: 29 Sep 2025 01:10
Last Modified: 29 Sep 2025 01:10
URI: https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49309

Actions (login required)

View Item View Item