KHANSA HUWAIDA RAUDHATUZZAHRA (2025) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU SELF-HARM PADA PASIEN GANGGUAN JIWA. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

[thumbnail of Halaman Judul] Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf

Download (803kB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan] Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (314kB)
[thumbnail of Abstrak] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (291kB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
Bab I.pdf

Download (284kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (365kB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (350kB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (392kB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (222kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (249kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (803kB)
[thumbnail of Naskah Publikasi] Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (310kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
Full Text.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Self-harm merupakan perilaku seseorang melukai atau mencelakai diri sebagai sarana untuk meluapkan atau mengekspresikan emosi dan tekanan internal. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi perilaku self-harm, diantaranya: tingkat pendidikan, usia, jenis kelamin, frekuensi olahraga dan kondisi loneliness. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor - faktor yang dapat mempengaruhi perilaku self-harm pada pasien gangguan jiwa. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross- sectional. Sumber data dalam penelitian ini berupa data primer dari pengumpulan identitas responden bersamaan dengan pengisian kuesioner SHI untuk mengetahui tingkat self-harm. Hasil: Sebagian besar responden penelitian ini berusia 17 � 25 tahun (66%), responden perempuan sebanyak 95 orang (89,6%) dengan pendidikan terakhir SMA sederajat (50%), frekuensi olahraga 1-2 kali per minggu (54,7%), tingkat self-harm ringan (43,3%) dan rerata nilai loneliness 56,87 termasuk loneliness sedang. Dari keempat variabel yang dianalisis, terdapat 2 variabel yang berhubungan yaitu frekuensi olahraga dan nilai loneliness dengan nilai p berturut - turut p = 0,034 dan p = 0,009 (p < 0,05). Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin dan pendidikan terhadap perilaku self-harm. Sedangkan frekuensi olahraga dan nilai loneliness memiliki pengaruh terhadap perilaku self-harm.

Dosen Pembimbing: Warih Andan Puspitosari, Dr. dr., M.Sc., Sp.KJ(K) | NIDN0517047001
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Self-harm, exercise frequency, loneliness
Divisions: Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran
Depositing User: M. Erdiansyah
Date Deposited: 13 Feb 2025 02:20
Last Modified: 13 Feb 2025 02:20
URI: https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49321

Actions (login required)

View Item View Item