SYIFA RAHMA PRADITA (2025) GAMBARAN HISTOLOGI PULMO SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DIOSCOREA ALATA PADA TIKUS GALUR SPRAGUE DAWLEY YANG DIINDUKSI ALKOHOL. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (281kB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (823kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (22kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (155kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (355kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (218kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (420kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (20kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (170kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (398kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang : Paru-paru merupakan organ yang krusial dalam sistem pernapasan. Perlu penelitian lebih lanjut untuk mendukung pemanfaatan umbi uwi ungu (Dioscorea alata L.) mengenai efeknya sebagai agen protektor paru-paru.Tujuan Penelitian : Mengetahui pemberian Ekstrak Etanol Dioscorea Alata (EEDA) sebagai protektor terhadap gambaran histologi paru-paru pada tikus putih (Rattus norvegicus) jantan galur Sprague-Dawley yang diinduksi alkohol 50%.Metode : Jenis penelitian ini adalah quasi experimental dengan post-test only control group design pada hewan coba (in vivo). Hewan coba sebanyak 25 ekor yang terbagi dalam 5 kelompok, yaitu kelompok kontrol netral, kelompok kontrol negatif diberikan alkohol 50% 5g/KgBB, dan tiga kelompok perlakuan EEDA dosis 50, 250, dan 500 mg/KgBB. Pada hari ke-15 tikus dikorbankan dan organ paru-paru diambil untuk dibuat preparat. Data kerusakan alveolus dianalisis dengan uji One Way Annova dan Post Hoc Duncan.Hasil : Derajat kerusakan alveolus paru-paru yang paling berat terdapat pada kelompok yang diinduksi alkohol saja. Pada kelompok yang diberi EEDA, seiring dengan peningkatan dosis, derajat kerusakan alveolus paru-paru semakin ringan. Pada EEDA dosis 500 mg/KgBB derajat kerusakan alveolus paru-paru paling ringan tidak berbeda nyata dengan kelompok kontrol netral (p > 0,05).Kesimpulan : Gambaran histologi alveolus paru-paru tikus putih setelah pemberian EEDA dan diinduksi alkohol terjadi kerusakan yang meliputi pelebaran lumen alveolus, destruksi septum alveolar, dan infiltrasi sel radang yang menurun seiring dengan kenaikan dosis. Hal ini membuktikan bahwa EEDA memiliki potensi sebagai agen protektor paru-paru.
| Dosen Pembimbing: | Idiani Darmawati, Dra., M.Sc. | NIDN0021096002 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | alcohol, alveolus, Dioscorea Alata Ethanol Extract (DAEE), histology, lung |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | M. Erdiansyah |
| Date Deposited: | 13 Feb 2025 02:20 |
| Last Modified: | 13 Feb 2025 02:20 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49323 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
