LAURA RAHMA PUTRI (2025) PENGARUH ANTIBAKTERI EKSTRAK BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA) KONSENTRASI 55%, 60%, 65%, DAN 70% TERHADAP PERTUMBUHAN STAPHYLOCOCCUS AUREUSKAJIAN IN VITRO. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (312kB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (287kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (12kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (173kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (163kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (130kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (199kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (85kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (105kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (341kB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (360kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Infeksi dari nekrosis pulpa dapat menyebar ke jaringan periodontal pada apeks akar dan menyebabkan abses periapikal. Salah satu bakteri yang menyebabkan nekrosis pulpa adalah bakteri Staphylococcus aureus. Perawatan saluran akar diperlukan untuk nekrosis pulpa, yang bertujuan untuk membersihkan kamar pulpa dari jaringan pulpa yang terinfeksi. Perawatan ini terdiri dari tiga tahap, yaitu preparasi saluran akar, irigasi saluran akar, dan pengisian saluran akar. Berbagai bahan irigasi yang sering digunakan untuk irigasi saluran akar adalah Natrium hipoklorit, Klorheksidin, Mineral Trioksida Agregat (MTA) dan Ethylene Diamine Tetraacetic Acid (EDTA). Selain bahan kimia yang digunakan sebagai bahan irigasi, bahan alternatif lain yang dapat digunakan yaitu bahan dari alam. Bahan dari alam yang mengandung berbagai senyawa seperti flavonoid, saponin, tanin, alkaloid, terpenoid dapat bekerja sebagai antibakteri, salah satunya adalah bunga telang (Clitoria ternatea). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antibakteri ekstrak bunga telang terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris secara in vitro dengan uji antibakteri metode dilusi cair untuk. Sampel yang dibutuhkan dalam penelitian ini sebanyak 24 sampel dengan 4 kali pengulangan pada setiap sampel, dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan yaitu Natrium hipoklorit (NaOCl) 5,25% sebagai kontrol positif, kemudian ekstrak bunga telang dengan konsentrasi 55%, 60%, 65%, dan 70%, serta kelompok perlakuan kontrol negatif yaitu aquades. Pertumbuhan bakteri diukur dengan menggunakan alat ukur spektofotometer UV-VIS. Analisis statistik menggunakan analisis kruskal wallis. Hasil: Pada penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak bunga telang pada konsentrasi 70% memberikan efek penghambatan paling signifikan, dibanding dengan konsentrasi lainnya. Pada penelitian ini menunjukkan adanya potensi ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea) sebagai bahan alternatif alami untuk irigasi saluran akar.Kesimpulan: Ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea) memiliki efek antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.
| Dosen Pembimbing: | Yusrini Pasril, drg., Sp.KG. | NIDN0517067402 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Telang flower, Staphylococcus aureus, Root canal irrigation material |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi |
| Depositing User: | M. Erdiansyah |
| Date Deposited: | 12 Feb 2025 06:45 |
| Last Modified: | 12 Feb 2025 06:45 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49341 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
