ARDINDA CAHYA FORTUNA (2025) PERBEDAAN KADAR KALIUM SEBELUM DAN SESUDAH HD PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DI RS PKU MUHAMMADIYAH GAMPING. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (2MB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (429kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (273kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (285kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (462kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (476kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (292kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (234kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (250kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (964kB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (368kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (10MB) |
Abstract
Latar Belakang: Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan suatu penyakit yang menyebabkan kerusakan structural dan fungsional ginjal yang berlangsung lebih dari 3 bulan. Peningkatan kadar kalium (hiperkalemi) sering terjadi pada pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK). Terapi pengganti ginjal yang dikenal sebagai hemodialisis (HD) melibatkan aliran darah ke dalam tabung ginjal buatan yang dialisat. Tujuan terapi ini adalah untuk memperbaiki ketidakseimbangan keseimbangan elektrolit antara kompartemen darah dan kompartemen dialisat melalui membrane semipermeable.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar kalium sebelum dan sesudah dilakukan hemodialisis (HD) pada pasien Gagal Ginjal Kronik di RS PKU Muhammadiyah Gamping.Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi analitik dengan desain cross sectional atau belah lintang dengan uji beda antara kadar kalium sebelum dan sesudah dilakukan hemodialisis pada pasien gagal ginjal kronik. Jumlah data yang diambil 32 pasien gagal ginjal kronik yang sedang menjalani hemodialisis. Uji perbedaan antara kadar kalium sebelum dan sesudah dilakukan hemodialisis menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Pada uji perbedaan menggunakan Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan kadar kalium sebelum dan sesudah dilakukan hemodialisis diperoleh nilai signifikansi p = 0.000 yang berarti p < 0.05. Hasil tersebut menunjukan terdapat perbedaan antara kadar kalium sebelum dan sesudah dilakukan hemodialisis pada pasien gagal ginjal kronik.Kesimpulan: Terdapat perbedaan antara kadar kalium sebelum dan sesudah dilakukan hemodialisis (HD) pada pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK).
| Dosen Pembimbing: | Suryanto, dr., Sp.PK.(K) | NIDN0502126301 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Potassium, Hemodialysis (HD), Chronic Kidney Disease (CKD) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | M. Erdiansyah |
| Date Deposited: | 12 Feb 2025 06:45 |
| Last Modified: | 12 Feb 2025 06:45 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49346 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
