MUHAMMAD AHNAF HAFIDZ (2025) HUBUNGAN KADAR UREUM DAN KREATININ DENGAN DURASI HEMODIALISA PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (435kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (240kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (247kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (407kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (262kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (280kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (201kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (230kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (872kB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (281kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Latar Belakang : Gagal ginjal kronis (GGK) adalah kondisi klinis yang ditandai oleh penurunan fungsi ginjal progresif yang memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebutkan bahwa penyakit ginjal merupakan penyebab utama ketiga kematian di Indonesia. Hemodialisa adalah salah satu terapi penggantian ginjal yang bertujuan untuk menurunkan kadar ureum dan kreatinin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kadar ureum dan kreatinin dengan durasi hemodialisa pada pasien GGK.Metode : Penelitian ini menggunakan desain analitik deskriptif dengan metode cross-sectional. Data diambil dari rekam medis 104 pasien GGK di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Variabel bebas adalah kadar ureum dan kreatinin, sedangkan variabel terikat adalah durasi hemodialisa. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar ureum sebesar 133,86 mg/dL (SD = 42,05 mg/dL) dan kreatinin sebesar 12,45 mg/dL (SD = 9,32 mg/dL) , dengan durasi rata-rata hemodialisa 4,1 jam (SD = 0,29 jam). Uji Spearman menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kadar ureum dan durasi hemodialisa (r=0,256; p=0,009) serta antara kadar kreatinin dan durasi hemodialisa (r=0,243; p=0,013).Kesimpulan : Terdapat hubungan dengan korelasi yang lemah antara kadar ureum dan kreatinin dengan durasi hemodialisa.
| Dosen Pembimbing: | Ika Setyawati, dr., M.Sc. and Yoni Astuti, Dra., M.Kes., Ph.D. | NIDN0520118401, NIDN0514086601 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Chronic Kidney Disease, Hemodialysis Duration, Urea, Creatinine |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | M. Erdiansyah |
| Date Deposited: | 12 Feb 2025 06:33 |
| Last Modified: | 12 Feb 2025 06:33 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49366 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
