ARMIFTHA FAWNIA PUTRI (2025) HUBUNGAN ANTARA TINGGI WAJAH DENGAN TINGGI BADAN ANAK SUKU JAWA USIA 10-13 TAHUN. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

[thumbnail of Halaman Judul] Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf

Download (827kB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan] Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (626kB)
[thumbnail of Abstrak] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (267kB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
Bab I.pdf

Download (256kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (502kB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (272kB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (266kB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (167kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (252kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (300kB)
[thumbnail of Naskah Publikasi] Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (304kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
Full Text.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Latar belakang: Perkembangan remaja terbagi menjadi tiga tahap, yaitu remaja awal (10-13 tahun), remaja madya (14-17 tahun), dan remaja akhir (18-21 tahun). Pada remaja awal merupakan masa pubertas yang terjadi adanya pertumbuhan cepat dan kematangan kerangka serta seksual. Wajah mempunyai tinggi total yang dibagi menjadi tinggi wajah atas (TWA), tinggi wajah tengah (TWT), dan tinggi wajah bawah (TWB). Pertumbuhan kraniofasial memiliki hubungan erat dengan pertumbuhan tinggi badan, dengan proporsi wajah dan kepala yang akan berbeda pada setiap ras sesuai dengan variasi tinggi badan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tinggi wajah dengan tinggi badan pada anak Suku Jawa usia 10-13 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data tinggi wajah dan data tinggi badan yang telah diambil pada tahun 2019. Subjek penelitian ini adalah anak usia 10-13 tahun yang bersekolah di SDN Patuk 1, SD Kasihan, SD Muhammadiyah Purwodiningratan Yogyakarta, SD Gembongan, SD Ngebel, SD Pakem, SMP Pakem, dan SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta yang mewakili setiap kabupaten di Yogyakarta dengan berjumlah 120 anak dengan 60 anak laki-laki dan 60 anak perempuan. Analisis data menggunakan uji Pearson Correlation. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tinggi badan dan tinggi wajah pada anak usia 10-13 tahun. Hasil uji Korelasi Pearson menunjukkan nilai signifikansi antara tinggi badan dengan tinggi wajah atas, tinggi wajah tengah, dan tinggi wajah bawah berturut-turut adalah 0,002, 0,000, dan 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan: Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tinggi badan dengan tinggi wajah atas, tinggi wajah tengah, dan tinggi wajah bawah anak usia 10 - 13 tahun pada suku Jawa.

Dosen Pembimbing: Atiek Driana Rahmawati, Dr. drg., MDSc., Sp.KGA | NIDN0507086901
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Facial Height, Body Height, Javanese
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi
Depositing User: M. Erdiansyah
Date Deposited: 12 Feb 2025 06:19
Last Modified: 12 Feb 2025 06:20
URI: https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49374

Actions (login required)

View Item View Item