ARRISA OVELIA NODE (2025) HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KARIES GIGI PADA ANAK USIA 9-10 TAHUN KAJIAN PADA SD NEGERI SUSUKAN, KECAMATAN SEYEGAN, KABUPATEN SLEMAN, DIY. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (549kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (582kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (538kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (788kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (673kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (616kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (398kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (529kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (319kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Karies gigi merupakan masalah yang sering terjadi pada anak anak. Faktor utama penyebab karies adalah struktur gigi, mikroorganisme, karbohidrat, dan waktu. Faktor lain seperti lingkungan, pola makan, peran orang tua, dan jangkauan fasilitas kesehatan juga mempengaruhi kejadian karies. Di sekolah, anak cenderung bebas memilih jajanan yang diinginkannya, terutama makanan manis. Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis akan menyebabkan kerusakan gigi sehingga anak dapat merasakan sakit pada rongga mulutnya. Rasa nyeri dan bengkak pada rongga mulut akan membuat anak sulit makan dan hal ini akan mempengaruhi status gizi anak. Tujuan: Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan status gizi dengan karies gigi pada anak di SD Susukan Kecamatan Seyegan Kabupaten Sleman DIY. Metode: Jenis Penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Total sampling berjumlah 78 siswa berusia 9-10 tahun. Teknik pengambilan data dilakukan dengan melihat status gizi dengan indeks IMT dan karies gigi dengan indeks DMFT. Pertanyaan tambahan diberikan pada orang tua mengenai riwayat penyakit gigi dan mulut, riwayat penyakit sejak bayi, lama pemberian asi, pendapatan orangtua, dan tingkat pendidikan ibu. Pertanyaan tambahan siswa mengenai status gizi dan karies gigi.Hasil: Subjek penelitian sejumlah 78 siswa, sebagian besar subjek berjenis kelamin perempuan berjumlah 47 siswa (60,3%) dan laki laki 31 siswa (39,7%). Hasil status gizi sebanyak 47 anak perempuan sebesar 32 siswa (68,1%) memiliki gizi baik, sedangkan anak laki laki sebesar 18 siswa (58,1%). Hasil karies gigi terdapat dari 31 anak laki laki sebesar 18 siswa (58,1%) memiliki kategori karies sangat rendah sedangkan anak perempuan sebesar 22 siswa (46,8%). Hasil uji statistik diperoleh p=0,938 (p>0,05) menunjukkan tidak ada hubungan antara status gizi dengan karies gigi. Kesimpulan: Tidak ada hubungan antara status gizi dengan karies gigi dengan nilai p>0,05.
| Dosen Pembimbing: | Ana Medawati, Dr. drg., M.Kes. | NIDN0529047001 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Caries, Nutritional Status, Children Aged 9-10 Years |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi |
| Depositing User: | M. Erdiansyah |
| Date Deposited: | 12 Feb 2025 06:04 |
| Last Modified: | 12 Feb 2025 06:04 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49396 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
