SHAFARINA ZATA GHAISANI (2025) HUBUNGAN KADAR GLUKOSA SALIVA DENGAN PH SALIVA PADA PASIEN DIABETES MELITUS. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

[thumbnail of Halaman Judul] Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan] Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (341kB)
[thumbnail of Abstrak] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (262kB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
Bab I.pdf

Download (297kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (423kB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (341kB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (316kB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (162kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (244kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Naskah Publikasi] Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (245kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
Full Text.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Latar Belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa di dalam darah. Perubahan gaya hidup masyarakat seperti kurangnya aktivitas fisik, stres, konsumsi makanan manis yang tinggi, dan obesitas berpengaruh terhadap peningkatan risiko terjadinya DM. Kadar glukosa darah yang meningkat mampu meningkatkan kadar glukosa pada saliva menjadi lebih tinggi. Kadar glukosa yang tinggi mampu mengakibatkan terjadinya penurunan sekresi saliva yang dapat memengaruhi pH saliva pasien DM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kadar glukosa saliva dengan pH saliva pada pasien DM.Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional. Penelitian ini dilakukan pada pasien DM di Klinik Pratama Chandra Brata Medika Plaza Yogyakarta dengan jumlah subjek 30 orang. Pengumpulan sampel saliva pasien DM dilakukan dengan metode spitting selama 10 menit. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran kadar glukosa saliva dengan metode GOD-PAP dan pengukuran pH saliva menggunakan MQuant pH-indicator strips.Hasil: Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar glukosa saliva dengan pH saliva pada pasien DM dengan nilai signifikansi 0,780 (p>0,05).Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kadar glukosa saliva dengan pH saliva pada pasien DM. Tingginya kadar glukosa saliva tidak memengaruhi pH saliva. Mayoritas pasien DM yang menjadi subjek dalam penelitian ini memiliki pH saliva yang normal.

Dosen Pembimbing: Afryla Femilian, drg., MDSc., Sp.PM. | NIDN0526048703
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Diabetes Mellitus, Salivary Glucose Levels, Salivary pH
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi
Depositing User: M. Erdiansyah
Date Deposited: 12 Feb 2025 02:44
Last Modified: 12 Feb 2025 02:44
URI: https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49405

Actions (login required)

View Item View Item