FARHAN AHMAD FACHREZI (2025) HUBUNGAN ANTARA LEBAR LENGKUNG GIGI RAHANG ATAS DENGAN LEBAR BIZYGOMATIKUS PADA ANAK SUKU JAWA USIA 10-13 TAHUN. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (409kB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (659kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (281kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (264kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (405kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (304kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (284kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (168kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (248kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (751kB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (236kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Latar belakang: Pertumbuhan dan perkembangan tulang kraniofasial, termasuk lebar tulang bizygomatik dan lebar lengkung gigi, dipengaruhi oleh faktor genetik dan lingkungan. Usia 10-13 tahun pada anak merupakan fase gigi bercampur yang berperan penting dalam menentukan keseimbangan oklusi dan stabilitas gigi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lebar lengkung gigi rahang atas dengan lebar tulang bizygomatik pada anak Suku Jawa usia 10-13 tahun. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional menggunakan data kuantitatif penelitian data sekunder hasil pengukuran lebar lengkung gigi dan lebar tulang bizygomatik yang diukur pada bulan Agustus 2019. dilakukan pada 120 anak Suku Jawa usia 10-13 tahun, terdiri dari 60 laki-laki dan 60 perempuan. Data diperoleh dari pengukuran lebar interkaninus, intermolar, dan bizygomatik menggunakan jangka sorong. Analisis data dilakukan dengan Uji Spearman. Hasil: Penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara lebar lengkung gigi rahang atas (interkaninus dan intermolar) dengan lebar tulang bizygomatik (p<0,05). Rata-rata lebar interkaninus dan inter bizygomatik meningkat seiring bertambahnya usia. Kesimpulan: Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lebar lengkung gigi rahang atas dengan lebar tulang bizygomatik pada anak Suku Jawa usia 10�13 tahun. Penelitian ini memberikan wawasan penting terkait variasi morfologi kraniofasial berdasarkan etnis dan usia, yang dapat menjadi acuan dalam perawatan ortodontik.
| Dosen Pembimbing: | Atiek Driana Rahmawati, Dr. drg., MDSc., Sp.KGA | NIDN0507086901 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | width of the dental arch, bizygomatic width, Javanese, children |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi |
| Depositing User: | M. Erdiansyah |
| Date Deposited: | 12 Feb 2025 02:38 |
| Last Modified: | 12 Feb 2025 02:38 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49408 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
