ALGAN KHALAZA (2025) REPRESENTASI MASKULINITAS MODERN DALAM IKLAN KOMERSIAL KANZLER CRISPY CHICKEN NUGGET VERSI NICHOLAS SAPUTRA. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (329kB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (608kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (37kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (336kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (738kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (236kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (32kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (180kB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (386kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Periklanan dan media saat ini mengalami pergeseran representasi gender, terutama dalam cara maskulinitas digambarkan. Pada iklan Kanzler Crispy Chicken Nugget, penggambaran Nicholas Saputra ditampilkan dengan maskulinitas modern yang berbeda dan minimalis, dibanding maskulinitas yang menekankan pada kekuatan fisik dan dominasi. Nicholas Saputra ditampilkan mempromosikan produk dalam tiga versi iklan yang memiliki persona yang berbeda-beda, yaitu iklan dengan adegan memasak, makan dengan pesona yang menggoda, dan juga iklan luar yang menampilkan persona kepedulian terhadap sekitarnya. Penelitian ini tidak hanya membahas mitos dalam iklan, tetapi juga membahas bagaimana representasi dalam iklan dapat memperkuat atau menantang stereotip gender, mengungkapkan dinamika kompleks dalam masyarakat Indonesia mengenai maskulinitas. Tentunya iklan tidak hanya mempromosikan produk, tetapi juga dapat membentuk pemahaman dan penerimaan masyarakat terhadap representasi maskulin tertentu. Peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, mengumpulkan data melalui observasi dan dokumentasi, serta menggunakan metode semiotika Roland Barthes untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) Nugget merupakan makanan sehat berkualitas, karena disukai dan menjadi favorit laki-laki modern yang peduli dengan kesehatan dirinya. Hal tersebut merupakan mitos, kemudian dapat memunculkan anggapan yang bias bahwa nugget merupakan makanan sehat. (b) Penggambaran maskulinitas modern dalam iklan ditujukan untuk mengurangi hegemoni maskulinitas tradisional agar tidak menjadi satu-satunya identitas yang mendefinisikan laki-laki. Tetapi pada sisi lain, iklan berusaha untuk melahirkan ideologi dominan baru dengan beradaptasi terhadap perubahan sosial dan budaya yang relevan saat ini.
| Dosen Pembimbing: | Fajar Junaedi, Dr., S.Sos., M.Si. | NIDN0520057901 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Advertising, Representation, Modern Masculinity, Hegemony, Semiotic Analysis |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > S1 Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Aidilla Qurotianti |
| Date Deposited: | 26 Feb 2025 02:47 |
| Last Modified: | 26 Feb 2025 02:47 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49572 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
