MARCELL MAHAYUNA (2025) PERBEDAAN EFEKTIVITAS ANTARA GEL EKSTRAK BUAH BIT (Beta vulgaris L.) 100% DAN GEL KARBAMID PEROKSIDA 10% SEBAGAI BAHAN PEMUTIH GIGI. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

[thumbnail of Halaman Judul] Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan] Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (506kB)
[thumbnail of Abstrak] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (269kB)
[thumbnail of Bab I] Text (Bab I)
Bab I.pdf

Download (255kB)
[thumbnail of Bab II] Text (Bab II)
Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (403kB)
[thumbnail of Bab III] Text (Bab III)
Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (298kB)
[thumbnail of Bab IV] Text (Bab IV)
Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (257kB)
[thumbnail of Bab V] Text (Bab V)
Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (219kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (234kB)
[thumbnail of Lampiran] Text (Lampiran)
Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (838kB)
[thumbnail of Naskah Publikasi] Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf
Restricted to Registered users only

Download (291kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
Full Text.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

besar orang. Gigi yang sudah berubah warna dapat diatasi dengan perawatan bleaching. Bleaching menggunakan bahan kimia memiliki efek samping bagi rongga mulut. Bahan bleaching alami yang dapat digunakan adalah buah alpukat karena memiliki kandungan asam askorbat yang mampu memutihkan gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektifitas antara gel ekstrak buah bit (Beta vulgaris L.) 100% dan gel karbamid peroksida 10 % sebagai bahan pemutih gigi. Metode: Jenis penelitian adalah eksperimental laboratoris in vitro. Jumlah total sampel 32 buah gigi pascaekstraksi dan setiap kelompok uji berjumlah 16 buah gigi. Gigi-gigi direndam dalam teh hitam selama 12 hari, dengan pergantian larutan teh hitam setiap dua hari sekali. Gigi-gigi yang sudah mengalami diskolorasi dilakukan pengukuran menggunakan spectrophotometer untuk mendapatkan data sebelum pengolesan. Selanjutnya, 16 gigi diolesi dengan gel karbamid peroksida 10% dan 16 gigi lainnya diolesi dengan gel ekstrak buah bit 100% selama 56 jam atau 14 hari serta pengulangan olesan 2 kali sehari pada pagi dan sore hari. Gigi-gigi yang sudah dilakukan pengolesan selama 56 jam dilakukan pengukuran kembali dengan spectrophotometer untuk mendapatkan data setelah pengolesan bahan uji. Analisa data menggunakan uji independent sample t-test. Hasil: Bahan alami gel ekstrak buah bit 100% memiliki keefektifan yang sama atau tidak berbeda secara nyata dengan gel karbamid peroksida 10% sebagai bahan pemutih gigi eksternal. Hasil tersebut didapatkan melalui analisis data menggunakan uji independent sample t-test dengan nilai signifikansi p=0,155 (p>0,05), sehingga H0 diterima dan H1 ditolak. Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan efektifitas antara gel ekstrak buah bit (Beta vulgaris L.) 100% dan gel karbamid peroksida 10% sebagai bahan pemutih gigi.

Dosen Pembimbing: Any Setyawati, drg., Sp.KG. | NIDN0502127402
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Beetroot, bleaching, ascorbic acid, laboratory experimental, extraction
Divisions: Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi
Depositing User: Bima
Date Deposited: 12 Feb 2025 05:47
Last Modified: 12 Feb 2025 05:47
URI: https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49602

Actions (login required)

View Item View Item