HILMI HABIBI (2025) PENGARUH SPIRITUAL MINDFULNESS BREATHING TERHADAP TINGKAT STRES PADA PASIEN GANGGUAN JIWA DENGAN PERILAKU SELF-HARM. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (486kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (501kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (554kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (934kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (263kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (227kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (252kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (957kB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (318kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Latar belakang: Perilaku menyakiti diri sendiri atau self-harm merupakan pengungkapan seseorang atas tekanan emosional dan kekacauan internal dalam diri sendiri secara ekstrim. Melukai diri sendiri dapat berupa meracuni diri sendiri dengan meminum obat-obatan secara berlebihan, memotong atau membakar, membenturkan kepala ke sebuah objek, memukul diri sendiri dengan benda kerasTujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, menganalisis, dan mengkaji pengaruh spiritual mindfulness breathing terhadap tingkat stres pasien gangguan jiwa dengan perilaku self-harm.Metode: Studi kuantitatif ini menggunakan metode quasi eksperiment dengan menggunakan rancangan pretes dan postes pada satu kelompok. Penelitian ini menggunakan 12 orang pasien gangguan jiwa dengan perilaku self-harm yang mendapatkan pengobatan di rumah sakit AMC. Tambahan terapi dilakukan 2 kali sehari selama 1 bulan. Pengukuran tingkat stres menggunakan kuesioner SHI dan DASS 21. Setelah dilakukan pengukuran tingkat stres akan diberikan intervensi spiritual mindfulness breathing. Hasil akan dianalisis uji beda menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Pengukuran tingkat stres awal didapatkan sangat berat (83,33%) dan hasil akhir stres subjek didapatkan kenaikan jumlah pada kategori sangat berat (91,67%) dan uji Wilcoxon didapatkan 0,720.Kesimpulan: Intervensi spiritual mindfulness breathing yang dilakukan 2 kali sehari selama 1 bulan tidak berpengaruh terhadap penurunan stress pada pasien dengan self-harm.
| Dosen Pembimbing: | Zulkhah Noor, Dr. drh., M.Kes. and Iman Permana, dr., M.Kes, Ph.D. | NIDN0503096401, NIDN0531017003 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | mindfulness breathing, self-harm, stress |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | Aidilla Qurotianti |
| Date Deposited: | 20 Feb 2025 06:35 |
| Last Modified: | 20 Feb 2025 06:35 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49698 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
