QATHRUNNADA FATHIMATUZZAHRA (2025) GAMBARAN KONDISI STATUS GINGIVA PADA ANAK STUNTING USIA 3-5 TAHUN DI PUSKESMAS SEWON II. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (408kB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (845kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (238kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (217kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (476kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (442kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (330kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (195kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (215kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (316kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang : Prevalensi stunting di Indonesia saat ini masih menunjukkan angka yang lumayan tinggi sebesar 21,6 berdasarkan SSGI 2022. Stunting merupakan gangguan pertumbuhan, keterlambatan perkembangan yang disebabkan oleh kekurangan gizi pada anak-anak berusia di bawah lima tahun. Stunting dapat menyebabkan gangguan perkembangan pada struktur rongga mulut yang meningkatkan risiko kerusakan jaringan gingiva. Anak stunting mengalami kekurangan nutrisi yang menyebabkan sistem imun terganggu sehingga rentan mengalami inflamasi gingiva. Inflamasi gingiva yang dapat terjadi pada anak stunting dengan faktor predisposisi yaitu usia dan jenis kelamin. Tujuan : Mengetahui gambaran status gingiva pada balita stunting usia 3-5 tahun di Puskesmas Sewon II, Kabupaten Bantul Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional deskriptif dengan desain cross-sectional.Teknik pengambilan subjek yang digunakan adalah purposive sampling. Responden penelitian ini berjumlah 48 orang. Subjek penelitian adalah anak stunting yang berusia 3-5 tahun di Puskesmas Sewon II. Variabel pada penelitian ini adalah status gingiva yang diukur menggunakan indikator klinis berupa Modified Gingival Index (MGI). Analisis data yang digunakan berupa distribusi frekuensi. Hasil : Hasil penelitian pada anak stunting usia 3-5 tahun menunjukkan staus gingiva responden mengalami inflamasi ringan (60,35), inflamasi sedang (16,65), inflamasi berat (4,2) dan hanya 18,7 responden mempunyai gingiva yang sehat. Sebagian besar responden yang menderita inflamasi ringan adalah responden dengan usia 3 tahun dan anak perempuan. Kesimpulan : Status gingiva pada anak stunting usia 3-5 tahun paling banyak berada pada kategori inflamasi ringan karena dalam penelitian ini mengekslusikan anak dengan OHI buruk dan anak dengan rampan karies.
| Dosen Pembimbing: | Hartanti, drg., Sp.Perio. and - | NIDN0512116701, NIDN- |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Gingival status, stunted children, Modified Gingival Index (MGI) |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi |
| Depositing User: | Aidilla Qurotianti |
| Date Deposited: | 20 Feb 2025 05:57 |
| Last Modified: | 20 Feb 2025 05:57 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49730 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
