FANI AGUSTINA UTAMI (2025) HUBUNGAN ANTARA KEPATUHAN MENGIKUTI PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT KRONIS DENGAN KADAR GULA DARAH PUASA DAN HBA1C PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI PUSKESAMAS. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (804kB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (431kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (134kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (142kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (230kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (167kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (203kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (12kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (173kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (695kB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (353kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Diabetes Mellitus merupakan salah satu penyakit kronis yang terus meningkat prevalensinya secara global, termasuk di Indonesia. Penyakit ini memerlukan pengelolaan yang berkelanjutan untuk mencegah komplikasi serius yang dapat memengaruhi kualitas hidup penderitanya. Upaya pencegahan dan pengendalian diabetes menjadi prioritas dalam program kesehatan masyarakat, salah satunya melalui Program Pengelolaan Penyakit Kronis, yang terbukti efektif dalam menjaga kadar gula darah dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Metode: This study uses quantitative research with an analytical observational study cross sectional design research method. Penelitian ini melibatkan 46 responden yang merupakan pasien DMT2 di Pusksmas Gamping I, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kepatuhan pasien terhadap prolanis dianalisis dan diukur berdasarkan empat pilar penatalaksanaan DMT2 oleh perkeni, yaitu penyluhan, diet, aktivitas fisik, dan pengobatan, menggunakan kuesioner terstandar. Kadar GDP dan HbA1c diambil dari data rekam medis. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil: Responden penelitian ini mayoritas berjenis kelamin perempuan sebanyak 31 orang (67%) dan laki-laki sebanyak 15 orang (32,6%). Mayoritas responden merupakan lansia dengan usia di atas 60 tahun (63%) dan mayoritas responden tidak bekerja (69,6%). Hasil penelitian ini menunjukkkan mayoritas peserta prolanis di Puskesmas Gamping I memiliki tingkat kepatuhan yang tinggi dalam pengelolaan diabetes, mencakup kepatuhan terhadap diet, aktivitas fisik, minum obat, dan penyuluhan, dengan persentase sebesar 71,7%. Serta terdapat hubungan antara kepatuhan mengikuti prolanis dengan kadar GDP (p=0,001; p<0,05) dan HbA1c (p=0,009; p<0,05), yang mengindikasikan bahwa kepatuhan tersebut berkontribusi terhadap kontrol glikemik yang lebih baik. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan mengikuti program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis) dengan kadar GDP dan HbA1c.
| Dosen Pembimbing: | Oryzati Hilman, dr., MSc.CMFM, PhD, Sp.DLP, Sp.KKLP | NIDN0508017002 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Chronic Disease Management Program (Prolanis), Type 2 Diabetes Mellitus (DMT2), Fasting Blood Sugar, HbA1c |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | Aidilla Qurotianti |
| Date Deposited: | 14 Feb 2025 02:51 |
| Last Modified: | 14 Feb 2025 02:51 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49754 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
