LINTANG KUSUMA ATMANTI (2025) FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN MULTIDRUG-RESISTANT TUBERCULOSIS. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (540kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (232kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (361kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (738kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (345kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (360kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (164kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (262kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (453kB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (392kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: Multidrug-resistant tuberculosis (MDR-TB) merupakan salah satu tantangan besar dalam pengendalian penyakit tuberkulosis (TB) yang menjadi masalah kesehatan global. Di Indonesia, jumlah kasus MDR-TB mengalami peningkatan pada tahun 2020 hingga tahun 2024. Pasien dengan MDR-TB sering kali memiliki faktor risiko tertentu, seperti penyakit penyerta, karakteristik individu, atau riwayat pengobatan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian MDR-TB di Rumah Sakit Paru Respira Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan kasus-kontrol (case-control). Data dikumpulkan dari rekam medis pasien MDR-TB sebagai kelompok kasus dan pasien TB sebagai kelompok kontrol di Rumah Sakit Paru Respira Yogyakarta antara tahun 2020 hingga tahun 2023. Kedua kelompok dipasangkan berdasarkan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, dan tahun pengobatan. Pengambilan sampel menggunakan total sampling, dan analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji chisquare serta multivariat dengan regresi logistik. Nilai signifikansi ditetapkan pada p<0,05. Hasil: Sebanyak 61 subjek (rasio 1:1) terlibat dalam penelitian ini, terdiri dari 30 pasien MDR-TB dan 31 pasien TB. Sebagian besar subjek berjenis kelamin lakilaki (60,6%) dan berusia 19-59 tahun (88,5%). Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kepatuhan terhadap pengobatan (p-value=0,012, OR = 4,889) dan riwayat pengobatan TB sebelumnya (p-value=0,003, OR=0,045) dengan kejadian MDR-TB. Sebaliknya, tidak ditemukan hubungan signifikan antara diabetes melitus, dan jarak ke fasilitas kesehatan dengan kejadian MDR-TB. Analisis multivariat menunjukkan bahwa riwayat pengobatan TB sebelumnya memiliki hubungan yang kuat dengan kejadian MDR-TB (AOR = 0,213; CI 95%: 0,066–0,684; p-value= 0,009) dan kepatuhan minum obat TB (AOR = 4,900; CI 95%: 1,101–21,814; p-value= 0,037). Kesimpulan: faktor yang berhubungan dengan kejadian MDR-TB di Rumah Sakit Paru Respira Yogyakarta adalah kepatuhan minum obat TB dan riwayat pengobatan TB sebelumnya.
| Dosen Pembimbing: | Oryzati Hilman, dr., MSc.CMFM, PhD, Sp.DLP, Sp.KKLP | NIDN0508017002 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | multidrug-resistant tuberculosis (MDR-TB), associated factors |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran > S1 Kedokteran |
| Depositing User: | Aidilla Qurotianti |
| Date Deposited: | 14 Feb 2025 02:49 |
| Last Modified: | 14 Feb 2025 02:49 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49755 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
