WULAN YANIS SETYANTI (2025) TIKTOK SOCIAL MEDIA AND DEMOCRACY: A STUDY ON GENERATION Z IN AUSTRALIA INDONESIA YOUTH ASSOCIATION (AIYA) YOGYAKARTA. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Bukti Sumbangan Buku Wisudawan)
Bukti Sumbangan Buku Wisudawan.pdf Restricted to Registered users only Download (175kB) |
|
|
Text (Letter of Accepted)
Letter of Accepted.pdf Restricted to Registered users only Download (220kB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (109kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (394kB) |
|
|
Text (Artikel Jurnal)
Artikel Jurnal.pdf Restricted to Registered users only Download (448kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (169kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesadaran dan persepsi politik Generasi Z yang tergabung di Australia-Indonesia Youth Association (AIYA) Yogyakarta melalui media sosial TikTok. Hal tersebut berangkat dari fenomena Generasi Z sebagai pemilih muda yang dianggap acuh terhadap politik, namun kesadaran politiknya dapat terpantik oleh maraknya konten politik yang muncul di media sosial TikTok. Riset ini merupakan jenis penelitian kualitatif, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam untuk mengkaji media sosial dalam mengeksplorasi persepsi politik lintas budaya antaranggota AIYA Yogyakarta yang mencakup warga Indonesia dan Australia. Melalui TikTok, ditemukan bahwa anggota Gen Z di AIYA Yogyakarta dapat mengakses konten politik, terlibat aktif dalam diskusi, dan membentuk opini terkait isuisu kampanye politik, toleransi beragama, yang mencerminkan lanskap komunikasi politik yang terus berkembang di era digital. TikTok, sebagai platform media sosial sangat efektif menjadi media kampanye politik dan mampu meningkatkan kesadaran politik di kalangan Gen Z secara signifikan. Melalui algoritma TikTok sajian konten politik menjadi lebih menarik dan relevan dengan karakter Gen Z sebagai digital native. Gen Z terlihat selektif dan kritis terhadap setiap informasi politik yang diperoleh dengan secara aktif mencari, memverifikasi, dan menganalisis isu-isu yang berkembang. Selain itu anggota AIYA dari Australia menganggap sistem kampanye politik di Indonesia sebagai cerminan dinamika sosial dan budaya yang unik. Adapun isu toleransi beragama merupakan bagian pondasi dari Hak Asasi Manusia yang merupakan elemen kunci dalam mengukur kualitas demokrasi suatu negara. Sehingga dapat dikatakan kesadaran politik Gen Z bukan sekadar Fear of Missing Out (FOMO), namun keterlibatan aktif atas kesadaran masing-masing individu.
| Dosen Pembimbing: | Subkhi Ridho, Dr., M.A. and Fahmi Irfanudin, Lc., M.S.I. | NIDN0524038201, NIDN0503117701 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | TikTok Social Media; Generation Z; Political Awareness; Religious Tolerance |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam > S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Eko Kurnawan |
| Date Deposited: | 12 Feb 2025 07:59 |
| Last Modified: | 12 Feb 2025 07:59 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49855 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
