GHIFFARY ACHMAD ARDANA (2025) RESIKO KELAIKAN PEMBANGUNAN PROYEK 11 LANTAI DI YOGYAKARTA (STUDI KASUS: HOTEL PROGO YOGYAKARTA). S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (280kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (588kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (185kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (233kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (221kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (510kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (163kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (222kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Pembangunan gedung bertingkat tinggi, seperti proyek 11 lantai Hotel Progo Yogyakarta, memerlukan evaluasi mendalam terkait risiko kelaikan untuk memastikan keberhasilan proyek serta keamanan bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengelola risiko yang dapat memengaruhi kelaikan proyek dari berbagai aspek, meliputi perencanaan, sumber daya, manajemen risiko, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, survei kuesioner, serta analisis dokumentasi proyek. Analisis dilakukan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menentukan bobot dan prioritas risiko, serta matriks evaluasi risiko untuk memberikan rekomendasi mitigasi. Berdasarkan analisis yang dilakukan, ada tiga faktor utama dalam sebuah kelaikan sebuah gedung, yaitu Kesehatan, Kenyamanan, dan Kemudahan, dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor tersebut berperan penting dalam menentukan kualitas kelaikan sebuah gedung. Untuk Kesehatan, kontribusi terbesar datang dari komponen SSa, yang memiliki bobot 0.43 dan skor akhir 36.12, menunjukkan bahwa elemen kesehatan sangat dipengaruhi oleh komponen ini. Pada faktor Kenyamanan, KUDR dan KTGK memberikan kontribusi yang signifikan dengan bobot 0.35, masing-masing menghasilkan skor akhir yang hampir setara, yakni 28. Hal ini mengindikasikan bahwa kenyamanan secara umum dipengaruhi oleh dua komponen utama ini. Untuk faktor Kemudahan, meskipun KHDB dan KHLB memiliki bobot yang lebih kecil (0.2), KPPS dengan bobot lebih besar (0.6) memberikan kontribusi dominan terhadap skor akhir, mencapai 50.4 dari total skor 85.6. Secara keseluruhan, ketiga faktor ini saling mendukung dan berkontribusi pada kualitas yang dinilai, dengan Kemudahan sebagai faktor yang paling dominan.
| Dosen Pembimbing: | Yoga Aprianto Harsoyo, S.T., M.Eng. | NIDN0527048101 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Feasibility Risk, Project Development, Hotel, Analytical Hierarchy Process (AHP), Risk Management |
| Divisions: | Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil |
| Depositing User: | Eko Kurnawan |
| Date Deposited: | 12 Feb 2025 07:01 |
| Last Modified: | 12 Feb 2025 07:01 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49886 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
