NAURAH HABIBAH (2025) KENDALA USAHA MIKRO DALAM MEMPEROLEH LEGALITAS MELALUI PENDAFTARAN NOMOR INDUK BERUSAHA DI KABUPATEN BANTUL. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (345kB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (297kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (116kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (130kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (245kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (70kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (234kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (43kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (178kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (413kB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (468kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi negara dan masyarakat. Namun untuk dapat berkembang, diperlukan adanya legalitas usaha yang dapat memberikan perlindungan hukum dan mendukung suatu usaha untuk dapat berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala yang dihadapi pelaku usaha mikro dalam memperoleh legalitas melalui pendaftaran Nomor Induk Berusaha (NIB) di Kabupaten Bantul dan konsekuensi hukum bagi pelaku usaha mikro yang tidak memiliki NIB. Metode penelitian yang digunakan adalah metode yurisid empiris menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi dan studi pustaka. Informan dalam penelitian ini terdiri dari pelaku usaha mikro yang tidak memiliki NIB di Kabupaten Bantul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha mikro di Kabupaten Bantul menghadapi sejumlah kendala dalam proses pendaftaran NIB baik kendala internal maupun eksternal. Adapun terkait konsekuensi hukum bagi pelaku usaha mikro yang tidak memiliki NIB yaitu berupa risiko sanksi administratif, tidak mendapatkan perlindungan hukum serta tidak dapat mengakses berbagai fasilitas bantuan usaha yang diberikan oleh pemerintah. Untuk mengatasi kendala dan meminimalisir konsekuensi tersebut, diperlukan peningkatan sosialisasi dan pendampingan teknis dari pemerintah daerah, penyederhanaan prosedur administrasi, serta penguatan layanan berbasis digital yang lebih inklusif.
| Dosen Pembimbing: | Danang Wahyu Muhammad, Dr., S.H., M.Hum. | NIDN0528056901 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | business identification number, constraints, legal consequences, legal business, micro-entrepreneur |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Hukum |
| Depositing User: | Eko Kurnawan |
| Date Deposited: | 12 Feb 2025 06:53 |
| Last Modified: | 12 Feb 2025 06:53 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49932 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
