FARHAN GILANG KURNIAWAN (2025) ANALISIS PESAN DAKWAH DALAM FILM DUA GARIS BIRU. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (446kB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (230kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (41kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (106kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (246kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (27kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (39kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (103kB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (584kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan dakwah yang terdapat dalam film Dua Garis Biru, menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika Roland Barthes. Film yang ditulis sekaligus disutradarai oleh Gina S. Noer ini menceritakan sepasang remaja, Bhima dan Dara yang merupakan sepasang kekasih yang masih duduk di bangku SMA. Pada usia 17 tahun, mereka nekat bersanggama di luar nikah dan kemudian Dara pun hamil. Keduanya kemudian dihadapkan pada kehidupan yang tak terbayangkan bagi anak seusia mereka, kehidupan sebagai orangtua. Penelitian menggunakan analisis makna denotasi, konotasi, dan mitos untuk menemukan makna dari konflik yang dialami para tokoh sebagai bagian dari analisis semiotika Roland Barthes. Makna denotasi terdiri dari berbagai konflik dan solusi yang dihadapi Bhima dan Dara. Beberapa adegan film memiliki makna yang berbeda, termasuk penyesalan, perjuangan, doa dan ikhtiar, pengorbanan, tanggung jawab, usaha, dan kerja keras, serta nasihat hidup. Semua ini menghasilkan mitos yang mengandung pesan moral dan positif. Melalui tiga variabel tersebut, hasil penelitian menunjukan bahwa pesan yang ingin disampaikan oleh sutradara dalam film ini antara lain adalah pentingnya mengawasi anak oleh orangtua dan berpikir sebelum melakukan sesuatu, bertanggung jawab atas tindakan yang dilaksanakan, tidak meninggalkan ibadah dalam situasi apapun, menjadi orang tua membutuhkan persiapan.
| Dosen Pembimbing: | Ahmad Hermawan, Dr., Lc., M.A. | NIDN0507068301 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Semiotics, Da�wah Message, Film, Dua Garis Biru |
| Divisions: | Fakultas Agama Islam > S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam |
| Depositing User: | Eko Kurnawan |
| Date Deposited: | 12 Feb 2025 06:33 |
| Last Modified: | 12 Feb 2025 06:33 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49943 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
