AKHMAD TSALIS ROJIB SAHARA (2025) KAJIAN MODAL SOSIAL DALAM USAHATANI SAYURAN OLEH KELOMPOK WANITA TANI (KWT) DI KABUPATEN SLEMAN. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (677kB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (422kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (11kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (143kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (47kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (609kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (608kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (2MB) |
|
|
Text (Bab VI)
Bab VI.pdf Restricted to Registered users only Download (11kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (250kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (86kB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (872kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Badan Pusat Statistik Kabupaten Sleman mencatatkan data pertumbuhan penduduk di Kabupaten Sleman pada tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar 1,10 persen dari tahun sebelumnya. Hal ini berdampak negatif pada ketahanan pangan nasional. Dalam rangka mendukung program Peningkatan, Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat, KWT di Kabupaten Sleman ikut andil dalam melakukan usahatani sayuran dengan menjadikan lahan pekarangan sebagai media untuk menjalankan usahatani sayuran. Modal sosial berperan penting dalam kegiatan usahatani sayuran oleh KWT di Kabupaten Sleman karena memperkuat kepercayaan, jaringan, dan norma sosial yang mendukung kolaborasi, inovasi, serta keberlanjutan usaha tani. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kegiatan usahatani sayuran oleh KWT di Kabupaten Sleman, menggambarkan modal sosial yang mencakup kepercayaan, jaringan, dan norma, serta menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan modal sosial dalam usahatani sayuran. Penelitian ini menggunakan analisis koefisien korelasi rank spearman dengan faktor pendidikan, pendapatan, pengalaman usahatani, tingkat kosmopolitan, partisipasi anggota dan penggunaan media sosial dipilih untuk dianalisis bagaiamana korelasinya terhadap modal sosial dalam usahatani sayuran oleh KWT di Kabupaten Sleman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anggota KWT yang menjadi objek penelitian setuju adanya modal sosial berperan dalam kegiatan usahatani sayuran dan faktor tingkat kosmopolitan, partisipasi anggota dan penggunaan media sosial berhubungan secara signifikan terhadap modal sosial. Tingkat kosmopolitan berkorelasi kuat terhadap modal sosial terutama pada unsur jaringan sosial. Partisipasi memiliki tingkat korelasi yang sedang dengan modal sosial. Penggunaan media sosial berkorelasi rendah terhadap modal, akan tetapi tingkat korelasi pada unsur jaringan sosial berada pada tingkat sedang.
| Dosen Pembimbing: | Retno Wulandari, Dr., S.P., M.Sc. | NIDN0507037701 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Social Capital, Vegetable Farming, Women Farmer Groups, Sleman |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agribisnis |
| Depositing User: | Bima |
| Date Deposited: | 14 Feb 2025 02:25 |
| Last Modified: | 14 Feb 2025 02:25 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49981 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
