ADILLA AISYAH ROSSA (2025) ANALISIS KELAYAKAN USAHA GULA SEMUT ORGANIK DI DESA HARGOROJO KECAMATAN BAGELEN KABUPATEN PURWOREJO. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (1MB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (134kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (576kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (474kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (762kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (613kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (812kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (791kB) |
|
|
Text (Bab VI)
Bab VI.pdf Restricted to Registered users only Download (575kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (464kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (504kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pola kemitraan antara PT Mega Inovasi Organik dengan petani pengrajin gula semut, (2) mengetahui penerimaan, pendapatan, dan keuntungan para petani pengrajin gula semut organik pada setiap musim di Desa Hargorojo, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo. (3) mengetahui kelayakan usaha gula semut organik pada setiap musim di Desa Hargorojo, Kecamatan Bagelen, Kabupaten Purworejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive), sedangkan pengambilan sampel dilakukan secara quota sampling. Data yang digunakan adalah data produksi terakhir gula semut dalam satu kali masa produksi dan data rata-rata produksi setiap musim dalam satu tahun terakhir. Pola kemitraan antara perusahaan dan petani menggunakan pola inti-plasma. Hasil analisis menunjukkan bahwa penerimaan rata-rata gula semut organik pada musim kemarau 1 sebesar Rp9.526.906,67. Sedangkan, pada musim kemarau 2 sebesar Rp4.467.928,89. Kemudian, pada musim hujan sebesar Rp6.348.440,00. Pendapatan yang diperoleh pada musim kemarau 1 sebesar Rp9.030.340,80. Kemudian, pada musim kemarau 2 sebesar Rp4.204.241,91. Sedangkan, pada musim hujan sebesar Rp6.033.029,11. Keuntungan yang petani pengrajin dapatkan pada musim kemarau 1 sebesar Rp2.230.122,26. Sedangkan, pada musim kemarau 2 dan musim hujan mengalami kerugian masing-masing sebesar –Rp2.653.552,94 dan –Rp888.034,10. Kelayakan usaha petani pengrajin gula semut organik ini dianalisis dengan menggunakan analisi revenue cost ratio. Pada musim kemarau 1, usaha gula semut organik dikatakan layak dengan nilai R/C ratio sebesar 1,31. Sebaliknya, pada musim kemarau 2 dan musim hujan, usaha gula semut organik tidak dapat dikatakan layak dengan nilai R/C ratio masing-masing sebesar 0,63 dan 0,88.
| Dosen Pembimbing: | Aris Slamet Widodo, Dr., S.P., M.Sc. | NIDN0525017701 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | organic palm sugar, Revenues, Income, Profits, Feasibility business |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agribisnis |
| Depositing User: | Bima |
| Date Deposited: | 13 Feb 2025 07:26 |
| Last Modified: | 13 Feb 2025 07:26 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49990 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
