FAJAR ASWAD ASRUDDIN (2025) PERLAWANAN MASYARAKAT ADAT DALAM MENANGGAPI PROYEK STRATEGIS NASIONAL REMPANG ECO CITY DI BATAM. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

[thumbnail of Bukti Sumbangan Buku Wisudawan] Text (Bukti Sumbangan Buku Wisudawan)
Bukti Sumbangan Buku Wisudawan.pdf

Download (69kB)
[thumbnail of Letter of Accepted] Text (Letter of Accepted)
Letter of Accepted.pdf
Restricted to Registered users only

Download (175kB)
[thumbnail of Lembar Pengesahan] Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (261kB)
[thumbnail of Abstrak] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf
Restricted to Registered users only

Download (88kB)
[thumbnail of Artikel Jurnal] Text (Artikel Jurnal)
Artikel Jurnal.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (184kB)

Abstract

Konflik agraria di Pulau Rempang, Batam, berpusat pada pembangunan Proyek Strategis Nasional Rempang Eco City yang mengharuskan relokasi masyarakat adat yang telah lama tinggal di sana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlawanan masyarakat adat terhadap perampasan tanah adat yang disebabkan oleh proyek tersebut, yang mengancam eksistensi mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis data sekunder dari pemberitaan media online. Data dikumpulkan melalui NCapture dengan kata kunci “Rempang” dan dianalisis menggunakan NVivo12 Plus untuk memahami bentuk-bentuk perlawanan yang muncul dalam pemberitaan media daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistensi masyarakat adat Rempang terhadap proyek Rempang Eco City muncul karena kebijakan pembangunan yang tidak melibatkan mereka sehingga mengancam eksistensi mereka. Resistensi ini dipicu oleh ketakutan akan kehilangan tanah ulayat. Sementara itu, pemberitaan media daring menyoroti konflik antara masyarakat, aparat keamanan, dan proyek. Dari hasil analisis isi, bentuk-bentuk aksi perlawanan terbuka seperti “konfrontasi dan sabotase” dan bentuk-bentuk aksi tertutup seperti “protes simbolik”, sebagai respon atas ketidakadilan yang dirasakan. Dari hasil analisis naratif, pemberitaan media online cenderung berfokus pada konflik sosial dan dampak ekonomi, dengan menggunakan kata-kata seperti “Rempang”, “warga”, dan “pemerintah”. Penelitian ini mengungkap dinamika sosial dan respon masyarakat terhadap proyek kontroversial di Pulau Rempang.

Dosen Pembimbing: David Efendi, S.IP., M.A. | NIDN0523028301
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: Resistance, National Strategic Projects, Indigenous Peoples, Rempang Eco City
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > S1 Ilmu Pemerintahan
Depositing User: Bima
Date Deposited: 13 Feb 2025 07:18
Last Modified: 13 Feb 2025 07:18
URI: https://etd.umy.ac.id/id/eprint/49993

Actions (login required)

View Item View Item