MOHAMMAD ICHSAN RAMADHAN HARTANTO (2025) DAMPAK USAHATANI PISANG TERHADAP LINGKUNGAN MELALUI PENDEKATAN LIFE CYCLE ASSESSMENT (LCA) DI D.I YOGYAKARTA. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (49kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (3MB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (88kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text (Bab VI)
Bab VI.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (730kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Indonesia merupakan salah satu produsen pisang terbesar di Asia, dengan produksi tahunan sebesar 9,34 juta ton, termasuk 809.976 kuintal dari Yogyakarta pada tahun 2022, menjadikan budidaya pisang sebagai sektor yang penting. Penelitian ini mengevaluasi dampak lingkungan dari budidaya pisang di Daerah Istimewa Yogyakarta dengan menggunakan pendekatan Life Cycle Assessment (LCA) melalui metode IMPACT 2002+. Sampel penelitian melibatkan 80 petani dan 4 distributor dari dua wilayah utama. Analisis difokuskan pada empat kategori utama: kesehatan manusia, kualitas ekosistem, perubahan iklim, dan konsumsi sumber daya, yang merupakan elemen inti dari metode IMPACT 2002+. Kesadaran lingkungan para petani dinilai berdasarkan tujuh indikator, termasuk pengelolaan lahan dan air, serta penggunaan pupuk dan pestisida. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk NPK merupakan penyumbang utama perubahan iklim, mencakup 92,3% emisi gas rumah kaca (4,48E4 kg CO2 eq). Peralihan ke pupuk organik diperkirakan dapat mengurangi emisi hingga 30%. Sementara itu, aktivitas distribusi menyumbang 87,3% konsumsi sumber daya (6,07E5 MJ primer) akibat penggunaan bahan bakar fosil. Temuan ini menyoroti pentingnya beralih ke praktik berkelanjutan, seperti penggunaan pupuk organik dan optimalisasi jaringan distribusi lokal. Studi ini memberikan dasar untuk kebijakan pertanian yang mendukung keseimbangan ekosistem dan mitigasi perubahan iklim.
| Dosen Pembimbing: | Zuhud Rozaki, S.P., M.App.Sc., Ph.D. | NIDN0504068704 |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Life Cycle Assessment, Banana Farming, Environmental Awareness |
| Divisions: | Fakultas Pertanian > S1 Agribisnis |
| Depositing User: | Eko Kurnawan |
| Date Deposited: | 14 Feb 2025 01:29 |
| Last Modified: | 14 Feb 2025 01:29 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/50033 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
