WAHYU FENANDA (2025) PERAN DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM PENGAWASAN PEMENUHAN TUNJANGAN HARI RAYA (THR) DI KABUPATEN BANTUL. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (Halaman Judul)
Halaman Judul.pdf Download (15MB) |
|
|
Text (Lembar Pengesahan)
Lembar Pengesahan.pdf Restricted to Registered users only Download (352kB) |
|
|
Text (Abstrak)
Abstrak.pdf Restricted to Registered users only Download (178kB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab I.pdf Download (222kB) |
|
|
Text (Bab II)
Bab II.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III.pdf Restricted to Registered users only Download (242kB) |
|
|
Text (Bab IV)
Bab IV.pdf Restricted to Registered users only Download (326kB) |
|
|
Text (Bab V)
Bab V.pdf Restricted to Registered users only Download (143kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
Daftar Pustaka.pdf Restricted to Registered users only Download (161kB) |
|
|
Text (Lampiran)
Lampiran.pdf Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (Naskah Publikasi)
Naskah Publikasi.pdf Restricted to Registered users only Download (472kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Tunjangan hari raya keagamaan merupakan hak pekerja yang diberikan satu tahun sekali yaitu pada hari raya keagamaan untuk menyambut hari raya. THR merupakan kewajiban pengusaha yang telah di atur dalam undang-undang. Namun pada kenyataannya di Kabupaten Bantul masih terdapat perusahaan yang melakukan kewajiban THR tidak seperti yang telah diatur dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/2/HK.04/III/2024 tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya. Sehingga, perlu peran Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk mengawasi kewajiban pemenuhan THR agar hak-hak para pekerja dapat terpenuhi sesuai aturan yang berlaku. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan menggunakan 2 jenis data yaitu data primer dan data sekunder dengan teknik analisis data secara kualitatif dari studi pustaka maupun dari hasil penelitian lapangan (wawancara). Disnakertrans DIY dalam melakukan pengawasan melakukan deteksi dini dan selanjutnya melakukan kunjungan tindak lanjut. Deteksi dini dapat dilakukan atas adanya pengaduan, indikasi, atau track record. Pengawas ketenagakerjaan dalam menjalankan tugasnya memiliki 5 tugas pokok yaitu: pembinaan, pemeriksaan, pengujian, penyelidikan, dan pengembangan sistem. Pelaksanaan pengawasan dilakukan dengan 3 upaya yaitu: preventif edukatif, represif non-yustisia, dan represif yustisia. Hambatan eksternal Disnakertrans DIY dalam melakukan pengawasan yaitu kurangnya kesadaran pengusaha dalam memenuhi THR tepat waktu bagi pekerja dan pekerja tidak memahami adanya aturan mengenai THR. Hambatan internal yaitu keterbatasan anggaran perusahaan untuk melakukan bimbingan teknis dan pembinaan yang lebih optimal.
| Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | Disnaker, Supervision, Benefits |
| Divisions: | Fakultas Hukum > S1 Hukum |
| Depositing User: | Bima |
| Date Deposited: | 19 Feb 2025 06:21 |
| Last Modified: | 19 Feb 2025 06:21 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/50204 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
