MUHAMMAD NIZAAR (2020) PERAN DINAS KESEHATAN KABUPATEN KLATEN DALAM SOSIALISASI DAN KOMUNIKASI PROGRAM POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI KECAMATAN POLANHARJO KABUPATEN KLATEN TAHUN 2018 (STUDI KASUS DESA KEPRABON DAN DESA SIDOWAYAH KECAMATAN POLANHARJO KABUPATEN KLATEN). S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (COVER)
COVER Download (153kB) |
|
|
Text (HALAMAN JUDUL)
HALAMAN JUDUL Download (1MB) |
|
|
Text (HALAMAN PENGESAHAN)
HALAMAN PENGESAHAN Restricted to Registered users only Download (815kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK Download (40kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I Download (212kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II Restricted to Registered users only Download (764kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV Restricted to Registered users only Download (72kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA Restricted to Registered users only Download (101kB) |
|
|
Text (NASKAH PUBLIKASI)
NASKAH PUBLIKASI Restricted to Registered users only Download (1MB) |
Abstract
Menjaga dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terutama pada segmen kehidupan bermasyarakat adalah suatu hal yang menjadi sebuah tantangan bagi pemerintah dan masyarakat itu sendiri. Pada dewasa ini, PHBS dianggap rendah pelaksanaannya dan sudah mulai terabaikan. Hal tersebut dibuktikan dengan rendahnya pelaksaan promosi kesehatan di Puskesmas. Menurut WHO, capaian pelaksanaan PHBS dalam skala nasional hanya memiliki persentase sebesar 44%. Didalam pedoman PHBS dijelaskan bahwa pembinaan PHBS dilakukan dengan cara promosi kesehatan di Puskesmas secara optimal. Maka Pemerintah diharapkan dapat mengomunikasikan, mensosialisasikan, hingga mengaplikasikan program tersebut kepada masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan didalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Metode penelitian kualitatif merupakan metode yang biasanya digunakan guna meneliti kondisi objek yang bersifat alamiah. Posisi seorang peneliti yang nantinya akan menjadi instrument kunci, dan melakukan teknik pengupulan data secara gabungan. Serta analisis data akan bersifat induktif, penelitian secara kualitatif akan condong kepada makna generalisasi. Berdasarkan pemaparan hasil wawancara yang menjawab 4 indikator yang telah dipaparkan, kebijakan yang ada didalam Program PHBS di Kabupaten Klaten dalam mensosialisasikan dan mengkomunikasikan PHBS memiliki landasan yang berdasar kepada Pergub Jawa Tengah Nomor 99 Tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja UPT Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. Program yang telah disusun juga telah diaplikasikan dan memiliki nilai dalam pengimplementasiannya. program PHBS juga dapat difungsikan sebagai bentuk tugas untuk mensukseskan program PHBS itu sendiri, kemudian juga terciptanya beberapa program yang berkelanjutan. Kegiatan yang dilakukan oleh berbagai pihak seperti Dinas Kesehatan, Puskesmas Kecamatan Polanharjo, hingga Pemerintah Desa Keprabon dan Desa Sidowayah terlihat sudah berjalan dengan sebagaimana mestinya. Hal tersebut dapat ditinjau melalui kegiatan berkala yang diadakan secara rutin oleh masing-masing pihak terkait dalam mensosialisasikan dan mengkomunikasikan PHBS di Kabupaten Klaten. Pelaksanaan PHBS yang ada di Kabupaten Klaten khususnya di Desa Keprabon dan Desa Sidowayah pada dasarnya berjalan dengan baik. Namun Dinas Kesehatan dan Puskesmas masih menemui beberapa kendala untuk Dinas Kesehatan sendiri memiliki beberapa kendala seperti sulitnya masyarakat untuk diedukasi dikarenakan pola pikir yang belum sadar akan pentingnya kesehatan
| Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | SOSIALISASI; KOMUNIKASI; PHBS |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > S1 Ilmu Pemerintahan |
| Depositing User: | Unnamed user with email Admin Perpustakaan 1 |
| Last Modified: | 09 Oct 2025 02:09 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/57676 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
