AMANDA RACHMAWATI (2017) CITY BRANDING YOGYAKARTA. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
COVER

Download (95kB)
[thumbnail of HALAMAN JUDUL] Text (HALAMAN JUDUL)
HALAMAN JUDUL

Download (242kB)
[thumbnail of HALAMAN PENGESAHAN] Text (HALAMAN PENGESAHAN)
HALAMAN PENGESAHAN
Restricted to Registered users only

Download (140kB)
[thumbnail of ABSTRACT] Text (ABSTRACT)
ABSTRACT

Download (148kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I

Download (327kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II
Restricted to Registered users only

Download (296kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III
Restricted to Registered users only

Download (888kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV
Restricted to Registered users only

Download (96kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA
Restricted to Registered users only

Download (110kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN
Restricted to Registered users only

Download (527kB)
Official URL: http://repository.umy.ac.id/handle/123456789/14986

Abstract

Rebranding Jogja Istimewa dilakukan sejak 2015, Pemerintah daerah membuat strategi untuk mengimplementasikan city branding Jogja Istimewa. Ingin dikenalnya Jogja sebagai kota budaya maka pemerintah daerah melakukan strategi untuk menarik pendatang mengunjungi Yogyakarta, salah satunya adalah menyelenggarakan event budaya tahunan terbesar seperti Festival Kesenian Yogyakarta (FKY), Artjog, Yogyakarta Gamelan Festival (YGF), yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta. City branding ini merupakan program membangun identitas yang melekat pada suatu kota. Penelitian ini berusaha untuk mengetahui Bagaimana Strategi city branding Yogyakarta melalui event-event budaya oleh Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2015-2016. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mendeskripsikan strategi city branding Yogyakarta melalui event-event yang menggambarkan Yogyakarta sebagai kota budaya serta upaya yang dilakukan oleh Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta untuk membentuk Yogyakarta sebagai kota budaya. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di Dinas Kebudayaan DIY. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan terbentuknya city branding Yogyakarta sudah memenuhi kriteria yang disebutkan dalam delapan langkah dalam pengembangan City branding oleh CEOs for city yaitu, menentukan tujuan, menentukan target audien, mengidentifikasi citra, mengatur identitas branding, mengembangkan positioning, membuat strategi untuk target sasaran, menjalankan strategi, mengukur keberhasilan. Strategi City branding Jogja dilakukan dengan menggelar cultural event tahunan terbesar yang difasilitasi oleh Dinas Kebudayaan DIY bertaraf internasional dan nasional. Hal ini terbukti dari tahun 2015-2016 Dinas Kebudayaan DIY sudah mengadakan kurang lebih 67 cultural event.

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: CITY BRANDING, BRANDING, EVENT BUDAYA, YOGYAKARTA. CITY BRANDING, BRANDING, CULTURAL EVENT, YOGYAKARTA
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > S1 Ilmu Komunikasi
Depositing User: Unnamed user with email Admin Perpustakaan 4
Last Modified: 09 Oct 2025 02:18
URI: https://etd.umy.ac.id/id/eprint/57741

Actions (login required)

View Item View Item