AWALIA NOVIYANTI (2018) PEMBUKTIAN ADANYA UTANG DALAM PERJANJIAN KONSULTAN ANTARA PT. GARUDA DAN PT. MAGNUS. S2 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (COVER)
COVER Download (179kB) |
|
|
Text (HALAMAN JUDUL)
HALAMAN JUDUL Download (431kB) |
|
|
Text (HALAMAN PENGESAHAN)
HALAMAN PENGESAHAN Restricted to Registered users only Download (516kB) |
|
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK Download (148kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I Download (286kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II Restricted to Registered users only Download (621kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III Restricted to Registered users only Download (305kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV Restricted to Registered users only Download (433kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V Restricted to Registered users only Download (221kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA Restricted to Registered users only Download (163kB) |
|
|
Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN Restricted to Registered users only Download (3MB) |
|
|
Text (NASKAH PUBLIKASI)
NASKAH PUBLIKASI Restricted to Registered users only Download (482kB) |
Abstract
Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui mengenai keberadaan utang yang terjadi dalam perjanjian timbal balik antara PT. Magnus dan PT. Garuda, serta mengenai pengakhiran perjanjian secara sepihak yang mengesampingkan Pasal 1266 KUHPerdata apakah dapat menggugurkan kewajiban pembayaran utang. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian normatif yaitu dengan meneliti bahan pustaka yang berkaitan dengan perjanjian, utang, perbuatan melawan hukum, dan pengakhiran perjanjian yang mengesampingkan pasal 1266 KUHPerdata. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan undang-undang dan regulasi yang bersangkut paut dengan hukum perjanjian dan pengakhiran perjanjian, serta menggunakan pendekatan kasus yang berkaitan dengan isi hukum perjanjian dan pengakhiran perjanjian yaitu kasus antara PT. Magnus Indonesia dengan PT. Garuda Indonesia. Pengumpulan data dilakukan dengan cara library research yaitu menggunakan bahan hukum yang mengkaji kasus hukum perjanjian dan pengakhiran perjanjian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam perjanjian timbal balik harus ada persetujuan dari masing-masing pihak. Dalam kasus ini utang PT. Garuda terhadap PT. Magnus merupakan kewajiban yang harus dipenuhi, karena PT. Magnus sudah mengusahakan pemenuhan kewajibannya secara maksimal. Kemudian pengakhiran perjanjian secara sepihak yang mengesampingkan Pasal 1266 KUHPerdata termasuk Perbuatan Melawan Hukum, jadi tidak dapat menggugurkan kewajiban pembayaran, karena dalam Perbuatan Melawan Hukum ada istilah ganti rugi.
| Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S2) |
| Uncontrolled Keywords: | PERBUATAN MELAWAN HUKUM; PASAL 1266 KUHPERDATA; UTANG; PERJANJIAN |
| Divisions: | Pasca Sarjana > S2 Teknik Sipil |
| Depositing User: | Unnamed user with email Admin Perpustakaan 3 |
| Last Modified: | 09 Oct 2025 02:25 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/57797 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
