WARIH WORO RETNADI (2017) REPRESENTASI IDENTITAS HOMOSEKSUAL DALAM KOMIK DIGITAL. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
COVER

Download (289kB)
[thumbnail of HALAMAN JUDUL] Text (HALAMAN JUDUL)
HALAMAN JUDUL

Download (646kB)
[thumbnail of HALAMAN PENGESAHAN] Text (HALAMAN PENGESAHAN)
HALAMAN PENGESAHAN
Restricted to Registered users only

Download (2MB)
[thumbnail of ABSTRACT] Text (ABSTRACT)
ABSTRACT

Download (287kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I

Download (389kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II
Restricted to Registered users only

Download (822kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV
Restricted to Registered users only

Download (194kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA
Restricted to Registered users only

Download (314kB)
Official URL: http://repository.umy.ac.id/handle/123456789/15933

Abstract

Penelitian ini menganalisis salah satu kisah komik digital LINE webtoon yang berjudul Yuri dengan fokus analisis pada identitas homoseksual. Komik ini bercerita tentang Yuri yang merupakan seorang murid SMA penggemar otome game. Karena ia memiliki kesukaannya terhadap otome game, ia dianggap unik oleh teman-temannya, karena menyukai game yang ditujukan oleh audiens perempuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana identitas homoseksual direpresentasikan dalam webtoon berjudul Yuri, serta membongkar makna dan simbol-simbol yang digambarkan dalam komik digital yang dinaungi oleh perusahaan internet terbesar di Korea Selatan, NAVER. Metode penelitian ini menggunakan analisis semiotika Roland Barthes yang digunakan untuk menganalisis bagaimana makna tidak berbentuk tunggal atau satu, melainkan ada makna lain yang tersembunyi di baliknya dan peneliti juga menghubungkan dengan mitos yang berkaitan. Hal yang paling penting dalam penelitian ini, peneliti menemukan bagaimana homoseksual digambarkan dengan tidak selalu negatif, tetapi ada makna lain yang ingin disampaikan oleh komik digital yaitu soft campaign bahwa homoseksual tidak selalu disikapi secara negatif melainkan bersama-sama merangkul dan saling memahami, karena di sisi lain mereka juga mempunyai kesulitan dalam coming out sekalipun kepada teman terdekatnya. Di satu sisi, homoseksual juga direpresentasikan sebagai individu yang sulit untuk membuka diri dan tidak percaya diri akan orientasi seksualnya yang berbeda.

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: REPRESENTASI, HOMOSEKSUAL, MEDIA BARU. REPRESENTATION, HOMOSEXUAL, NEW MEDIA
Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > S1 Ilmu Komunikasi
Depositing User: Unnamed user with email Admin Perpustakaan 4
Last Modified: 09 Oct 2025 02:26
URI: https://etd.umy.ac.id/id/eprint/57812

Actions (login required)

View Item View Item