AVIV AZIZ TRIONO (2018) EVALUASI DIMENSI & KEPATUHAN CLINICAL PATHWAYA PENDISITISAKUT DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA. S2 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
COVER

Download (198kB)
[thumbnail of HALAMAN JUDUL] Text (HALAMAN JUDUL)
HALAMAN JUDUL

Download (229kB)
[thumbnail of HALAMAN PENGESAHAN] Text (HALAMAN PENGESAHAN)
HALAMAN PENGESAHAN
Restricted to Registered users only

Download (146kB)
[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
ABSTRAK

Download (69kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I

Download (70kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II
Restricted to Registered users only

Download (321kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III
Restricted to Registered users only

Download (183kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV
Restricted to Registered users only

Download (208kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V
Restricted to Registered users only

Download (140kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA
Restricted to Registered users only

Download (133kB)
[thumbnail of LAMPIRAN] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[thumbnail of NASKAH PUBLIKASI] Text (NASKAH PUBLIKASI)
NASKAH PUBLIKASI
Restricted to Registered users only

Download (321kB)
Official URL: http://repository.umy.ac.id/handle/123456789/20973

Abstract

Latar Belakang: Kejadian apendisitis akut ditemukan dengan kondisi yang berbeda-beda,clinical pathway digunakan untuk mengurangi penatalaksanaan, efisiensi biaya, pelayanan sesuai dengan standar prosedur dan berbasis evidence based medicine. Tujuan penelitian untuk evaluasi ketepatan dan menilai kepatuhan clinical pathway apendisitis akut di RS PKU Muhammdiyah Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan rancangan statsitik penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan data sekunder, Sampel bulan November 2015 sampai akhir januari 2016 (n=38). Untuk evaluasi ketepatan menggunakan ICPAT (Integrated Care Pathway Appraisal Tool) yang terdiri dari enam dimensi dan untuk menilai kepatuhan dengan membandingkan pelayananan yang telah diberikan terhadap pasien dengan lembar clinical pathway. Hasil dan Pembahasan: Evaluasi dimensi pada CP apendisitis akut yaitu, dimensi 1 (benar clinical pathway) konten 70%(cukup) dan mutu 100% (Baik), dimensi 2 (dokumentasi) konten 48% (kurang) dan mutu 25% (kurang), dimensi 3 (pengembangan) konten 54% (kurang) dan mutu 65% (cukup), dimensi 4 (penerapan) konten 60% (cukup) dan mutu 100% (baik), dimensi 5 (maintenance) konten 50% (cukup) dan mutu 31% (kurang), dimensi 6 (peran organisasi) konten 67% (cukup) dan mutu 55% (cukup). Presentase kepatuhan yaitu proses admisi patuh 100%, diagnosis & pre-terapi patuh 100%, dan terapi dengan kepatuhan 29%. Dimensi terburuk ada di dimensi kedua, xv item konten dokumentasi tersebut yaitu tidak ada penjelasan mengenai keadaan pasien tidak dapat menggunakan CP tersebut, tidak ada tanggal berlaku CP tersebut, tidak ada tanggal rencana review dokumen CP, tidak ada cara instruksi bagaimana cara mencatat variasi/ perkecualian, tidak ada peringatan pentingnya melengkapi variasi/ perkecualian, pasien tidak mempunyai akses kepada CP mereka, tidak ada konstribusi langsung pasien dalam mengisi CP, dan dokumentasi CP tidak memenuhi standar dokumentasi RS Kesimpulan dan Saran: perlu dilakukan evaluasi ketepatan CP dimensi apendisitis akut dan penerapannya minimal satu tahun satu kali.Tim khusus CP bertugas mengoreksi implementasi (kelengkapan dokumen rekam medis dan CP, kepatuhan oleh dokter spesialis serta hasil dilaporkan sebagai bahan evaluasi.

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (S2)
Uncontrolled Keywords: CLINICAL PATHWAY; APENDISITIS AKUT; ICPAT
Divisions: Pasca Sarjana > S2 Administrasi Rumah Sakit
Depositing User: Unnamed user with email Admin Perpustakaan 3
Last Modified: 09 Oct 2025 02:43
URI: https://etd.umy.ac.id/id/eprint/57897

Actions (login required)

View Item View Item