ELSA ISTIQOMAH (2017) NARASI ISLAMOPHOBIA DALAM FILM DOKUMENTER OBSESSION: RADICAL ISLAMS WAR AGAINST THE WEST DAN THE THIRD JIHAD: RADICAL ISLAMS VISION FOR AMERICA. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (COVER)
COVER Download (163kB) |
|
|
Text (HALAMAN JUDUL)
HALAMAN JUDUL Download (673kB) |
|
|
Text (HALAMAN PENGESAHAN)
HALAMAN PENGESAHAN Restricted to Registered users only Download (223kB) |
|
|
Text (ABSTRACT)
ABSTRACT Download (202kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I Download (735kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II Restricted to Registered users only Download (415kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III Restricted to Registered users only Download (1MB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV Restricted to Registered users only Download (144kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA Restricted to Registered users only Download (225kB) |
Abstract
Pasca aksi terorisme yang dilakukan oleh kelompok al-Qaidah, dan beberapa serangan brutal lain di berbagai tempat telah mengaburkan perkembangan positif Islam serta memperparah Islamophobia di negara-negara Barat. Stereotipe Islam sebagai agama yang mengajarkan kekerasan, perang, dan bentuk kerusakan lain disetir oleh tajuk berita. Fenomena Islamophobia juga merupakan komoditas yang sering dipakai oleh para politisi dalam kampanye politik mereka. Selain dijadikan komoditi para politikus, Islamophobia juga merupakan salah satu industri yang cukup berkembang di Amerika Serikat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana narasi Islamophobia dalam film dokumenter Obsession: Radical Islams War Against the West dan The Third Jihad: Radical Islams Vision for America. Maka dari itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana Islamophobia dinarasikan dalam film dokumenter Obsession: Radical Islams War Against the West dan The Third Jihad: Radical Islams Vision for America. Peneliti menggunakan beberapa elemen penelitian seperti struktur narasi, unsur narasi berupa cerita dan alur serta durasi, analisis model aktan dari Algirdas Greimas dan Oposisi Segi Empat. Dengan struktur narasi, peneliti dapat lebih memahami posisi karakter serta adegan yang menjadi kunci dari sebuah film. Dengan menggunakan unsur narasi berupa cerita dan plot serta durasi, peneliti dapat melihat pesan yang hendak disampaikan pembawa narasi secara jelas. Model Aktan dan Oposisi Segi Empat dapat menjelaskan posisi dan hubungan antar karakter dalam film. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Islamophobia dinarasikan dalam beberapa bentuk. Pertama, kekuatan Islam radikal dan Islam fundamentalis disamakan dengan kekuatan Nazi dan Adolf Hitler bahkan Nazi dianggap tidak lebih berbahaya dari Islam radikal. Kedua, Islam dianggap hanya mengajarkan dogma-dogma agama yang membuat penganutnya fanatik dan tidak memiliki rasa toleransi terhadap orang-orang yang bukan bagian dari mereka. Ketiga, Islam dianggap tidak layak untuk dibandingkan dengan Barat dan Liberalisme.
| Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | NARATIF, ISLAMOPHOBIA, AKTAN. NARRATIVE, ISLAMOPHOBIA, AKTAN. |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > S1 Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Unnamed user with email Admin Perpustakaan 4 |
| Last Modified: | 09 Oct 2025 02:46 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/57916 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
