M HERU SUKOCO (2008) MODEL UNIT PENGOLAHAN AIR ASIN DENGAN METODE FILTRASI (MEDIA KARBON AKTIF ARANG BAMBU DENGAN VARIASI KETEBALAN 15 CM, 30 CM, DAN 45 CM). S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

[thumbnail of COVER] Text (COVER)
COVER

Download (99kB)
[thumbnail of HALAMAN JUDUL] Text (HALAMAN JUDUL)
HALAMAN JUDUL

Download (362kB)
[thumbnail of HALAMAN PENGESAHAN] Text (HALAMAN PENGESAHAN)
HALAMAN PENGESAHAN
Restricted to Registered users only

Download (489kB)
[thumbnail of ABSTRACT] Text (ABSTRACT)
ABSTRACT

Download (84kB)
[thumbnail of BAB I] Text (BAB I)
BAB I

Download (86kB)
[thumbnail of BAB II] Text (BAB II)
BAB II
Restricted to Registered users only

Download (106kB)
[thumbnail of BAB III] Text (BAB III)
BAB III
Restricted to Registered users only

Download (259kB)
[thumbnail of BAB IV] Text (BAB IV)
BAB IV
Restricted to Registered users only

Download (653kB)
[thumbnail of BAB V] Text (BAB V)
BAB V
Restricted to Registered users only

Download (284kB)
[thumbnail of BAB VI] Text (BAB VI)
BAB VI
Restricted to Registered users only

Download (78kB)
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA] Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA
Restricted to Registered users only

Download (88kB)
[thumbnail of NASKAH PUBLIKASI] Text (NASKAH PUBLIKASI)
NASKAH PUBLIKASI
Restricted to Registered users only

Download (534kB)
Official URL: http://repository.umy.ac.id/handle/123456789/7218

Abstract

Manusia sering dihadapkan pada situasi yang sulit dimana sumber air tawar sangat terbatas dan di lain pihak terjadi peningkatan kebutuhan. Bagi masyarakat yang tinggal di daerah pantai dan pulau kecil air tawar merupakan sumber air yang tidak mudah untuk didapat. Agar air laut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, maka perlu dilakukan pengolahan terlebih dahulu untuk menghilangkan kadar garamnya, salah satunya adalah dengan menggunakan media pengolahan karbon aktif arang bambu. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efisiensi penurunan kadar klorida (Cl) pada air asin terhadap masing-masing variasi ketebalan filtrasi, yaitu varian A ketebalan karbon aktif arang bambu 15 cm; varian B ketebalan karbon aktif arang bambu 30 cm; varian C ketebalan karbon aktif arang bambu 45 cm. Air asin akan masuk pada tabung filtrasi terlebih dahulu yang kemudian di ambil pada variasi waktu 1 jam, 2 jam, 3 jam, 24 jam, 48 jam dan 72 jam. Dari hasil penelitian diketahui bahwa variasi ketebalan karbon aktif arang bambu 45 cm mempunyai efisiensi penurunan yang paling tinggi dan dapat dilakukan perendaman selama 72 jam diantara variasi lainnya, yaitu mampu menurunkan kadar klorida sebesar 81,55% saat dalam masa pengeraman. Semakin banyak jumlah karbon aktif arang bambu maka mempunyai efisiensi penurunan yang semakin tinggi terhadap kadar klorida (Cl) serta dapat menambah kemampuan media itu sendiri untuk melakukan penyaringan.

Dosen Pembimbing: UNSPECIFIED | UNSPECIFIED
Item Type: Thesis (S1)
Uncontrolled Keywords: PENGOLAHAN AIR LAUT, FILTRASI, KARBON AKTIF
Divisions: Fakultas Teknik > S1 Teknik Sipil
Depositing User: Unnamed user with email Admin Perpustakaan5
Date Deposited: 09 Oct 2025 04:22
Last Modified: 09 Oct 2025 04:22
URI: https://etd.umy.ac.id/id/eprint/58476

Actions (login required)

View Item View Item