BUNGA ERLITA ROSALIA (2015) EFEKTIFITAS BERKUMUR MENGGUNAKAN EKSTRAK SIWAK ( SALVADORA PERSICA L.) TERHADAP KENAIKAN PH SALIVA PADA PEROKOK. S1 thesis, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
|
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK Download (345kB) |
|
|
Text (HALAMAN JUDUL)
HALAMAN JUDUL Download (1MB) |
|
|
Text (LEMBAR PENGESAHAN)
LEMBAR PENGESAHAN Restricted to Registered users only Download (112kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I Download (59kB) |
|
|
Text (BAB II)
BAB II Restricted to Registered users only Download (161kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III Restricted to Registered users only Download (186kB) |
|
|
Text (BAB IV)
BAB IV Restricted to Registered users only Download (23kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V Restricted to Registered users only Download (6kB) |
|
|
Text (COVER)
COVER Download (60kB) |
|
|
Text (DAFTAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA Restricted to Registered users only Download (13kB) |
Abstract
Derajat keasaman saliva merupakan salah satu komponen yang memberikan kontribusi terhadap keseimbangan pH rongga mulut. Merokok adalah aktivitas yang diketahui mampu menyebabkan tidak seimbangnya derajat keasaman (pH) rongga mulut. Ekstrak siwak (Salvadora persica) diyakini mampu menaikkan derajat keasaman rongga mulut. Pada penelitian ini digunakan larutan ekstrak siwak (Salvadora persica) sebagai obat kumur karena terdapat fitokemikal yang mampu mencegah penurunan pH saliva dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri patogen, menurunkan viskositas dan meningkatkan kecepatan aliran saliva, serta menghambat pembentukan pelikel Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berkumur menggunakan ekstrak siwak (Salvadora persica) terhadap derajat keasaman (pH) saliva pada perokok. Metode penelitian adalah cross over. Sampel yang digunakan sebanyak 40 sample pada masing masing kelompok, yaitu kelompok kontrol dan perlakuan. pH saliva diukur menggunakan pH meter digital skala 0,0-14,0 dengan sensitivitas 0,1 dari Hanna. Data dianalisa dengan uji normalitas data Shapiro-Wilk dilanjutkan dengan uji parametric Paired T-test Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p<0,05 yang berarti berkumur ekstrak siwak mempengaruhi derajat keasaman saliva pada perokok. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan pH yang bermakna pada pemberian larutan ekstrak siwak (Salvadora persica) pada perokok
| Dosen Pembimbing: | UNSPECIFIED | UNSPECIFIED |
|---|---|
| Item Type: | Thesis (S1) |
| Uncontrolled Keywords: | EKSTRAK SIWAK, PH SALIVA, OBAT KUMUR |
| Divisions: | Fakultas Kedokteran Gigi > S1 Kedokteran Gigi |
| Depositing User: | Unnamed user with email Admin Perpustakaan 4 |
| Last Modified: | 09 Oct 2025 03:59 |
| URI: | https://etd.umy.ac.id/id/eprint/58480 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
